Dibekuk Sumsel United, Persekat Tegal Masuk Playoff Degradasi

- Persekat Tegal kalah 1-3 dari Sumsel United di laga terakhir Grup Barat Championship 2025/2026, meski sempat menyamakan skor pada babak pertama.
- Gol-gol Sumsel United dicetak oleh Rachmad Hidayat, Juninho Cabral, dan Jalesh Gagarin, sementara Persekat hanya membalas lewat Nathan Ari Pramana.
- Kekalahan ini membuat Persekat Tegal finis di posisi ke-9 klasemen Grup Barat dan harus menjalani playoff degradasi melawan Persiba Balikpapan.
Tegal, IDN Times - Persekat Tegal menutup perjuangan di Grup Barat Pegadaian Championship 2025/2026 dengan meraih hasil negatif. Tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu gagal mempermalukan Sumsel United di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sabtu (2/5/2026) sore. Persekat kalah dengan skor akhir 1-3.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Persekat Tegal. Pasalnya, mereka menjadi tim pertama yang masuk ke babak playoff degradasi. Laskar Ki Gede Sebayu akan menghadapi laga krusial lagi demi menghindari hukuman turun kasta.
1. Laga berakhir imbang pada babak pertama
Laga sebenarnya berlangsung sengit sejak peluit kick-off dibunyikan. Persekat Tegal dan Sumsel United sama-sama berambisi besar untuk mencetak gol terlebih dahulu. Bahkan, ada gol cepat tercipta saat memasuki menit ke-8.
Sumsel United berhasil membuka keran gol melalui determinasi Rachmad Hidayat. Pemain senior 35 tahun itu mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Tomi Darmawan. Dengan ketenangannya, Rachmad menjebol gawang Persekat Tegal lewat eksekusi bola sempurna.
Persekat merespons dengan tampil lebih berani. Upaya Laskar Ki Gede Sebayu bahkan membuahkan hasil pada menit ke-16. Mereka mampu mencetak gol penyama kedudukan lewat sentuhan kaki Nathan Ari Pramana.
Namun, Sumsel United menciptakan gol balasan pada menit ke-29. Tim asal Sumatera Selatan kembali menggandakan keunggulan melalui Juninho Cabral. Penyerang berpaspor Brasil itu mencetak gol usai memanfaatkan umpan Diego Pires Dall’Oca dari sektor lapangan tengah. Sumsel United unggul 2-1 hingga jeda.
2. Persekat gagal menyamakan skor hingga akhir
Persekat Tegal belum sanggup meningkatkan tempo permainan pada awal babak kedua. Laskar Ki Gede Sebayu masih tampil di bawah tekanan Sumsel United. Ini didukung dengan keputusan Sumsel merombak kedalaman skuad di lini penyerangan.
Strategi tersebut ternyata membuahkan hasil. Memasuki pertengahan babak, Sumsel United kembali mencatatkan gol ketiga pada menit ke-71. Mereka melakukannya melalui Jalesh Gagarin usai memanfaatkan umpan Ickbal Maulana.
Setelah itu, Persekat Tegal tetap berupaya mencetak gol balasan. Laskar Ki Gede Sebayu sempat menciptakan peluang emas lewat akselerasi Rocky Mandosir serta tendangan spekulasi Kevy Syahertian. Hanya saja, tidak ada gol tercipta hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
3. Persekat masuk playoff degradasi
Hasil tersebut memperpanjang catatan negatif Persekat Tegal di persaingan Grup Barat Championship 2025/2026. Laskar Ki Gede Sebayu tak sekali pun menang dalam tiga pertandingan terakhir. Persekat sebelumnya mengalami kekalahan 2-4 dari PSPS Pekanbaru pada 19 April 2026. Persekat imbang 1-1 kontra Persiraja Banda Aceh pada 26 April 2026.
Kekalahan dari Sumsel United sekaligus memastikan Persekat Tegal masuk ke babak playoff degradasi. Laskar Ki Gede Sebayu menduduki peringkat ke-9 alias posisi kedua dari bawah di klasemen akhir Grup Barat. Mereka mengoleksi 27 poin dari 27 pertandingan. Persekat berada di atas Sriwijaya FC sebagai juru kunci.
Persekat Tegal dipastikan bertemu Persiba Balikpapan pada playoff degradasi. Ini disebabkan Persiba juga berakhir di peringkat ke-9 klasemen Grup Timur Championship 2025/2026. Tim asal Kalimantan Timur itu untuk sementara mengumpulkan 19 poin dari 26 laga per April 2026. Jumlah poin mereka tak akan menandingi PSIS Semarang yang menorehkan 23 poin di batas zona aman.
.jpg)
.jpg)







.jpg)





