Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tim Voli Putri JPE Selangkah Lagi ke Grand Final Proliga 2026

Tim Voli Putri JPE Selangkah Lagi ke Grand Final Proliga 2026
Pertandingan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) vs Jakarta Electric PLN Mobile di Final Four Proliga 2026 di Gor Sritex Arena, Solo. (Dokumentasi Proliga)
Intinya Sih
  • Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile 3-2 di Final Four Proliga 2026, hanya butuh satu kemenangan lagi untuk lolos ke Grand Final.
  • Pertandingan berlangsung sengit, JPE unggul dua set lebih dulu sebelum Electric PLN memaksa laga ke set kelima lewat performa apik Kara Bajema dan Neriman Ozsoy.
  • Ketangguhan JPE di momen krusial jadi kunci kemenangan, dengan pertahanan solid Nurlaili dan serangan tajam Irina Voronkova memastikan skor akhir 15-8 di set penentuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Surakarta, IDN Times – Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) semakin dekat dengan tiket Grand Final Proliga 2026. Tim asuhan Bullent Karsioglu itu hanya membutuhkan satu kemenangan lagi setelah menumbangkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor dramatis 3-2 (25-22, 25-22, 21-25, 18-25, 15-8) pada laga Final Four seri kedua putaran kedua di GOR Sritex Arena Solo, Minggu (12/4/2026).

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi JPE yang kini telah mengoleksi tiga kemenangan dan membuka lebar peluang tampil di partai puncak.

1. JPE tampil dominan di dua set awal

04c1388f-51e9-4db6-93f7-3e8372d9bfba.jpeg
Pertandingan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) vs Jakarta Electric PLN Mobile di Final Four Proliga 2026 di Gor Sritex Arena, Solo. (Dokumentasi Proliga)

JPE langsung menunjukkan kualitasnya sejak awal pertandingan. Koordinasi apik antara setter Tisya Amallya dengan para hitter seperti Irina Voronkova dan Wilma Salas membuat pertahanan Electric PLN Mobile kesulitan.

Meski sempat mendapat tekanan dari Agustin Wulandari dkk yang menipiskan jarak menjadi 20-21, JPE tetap mampu mengunci set pertama dengan skor 25-22 lewat smes keras Voronkova.

Memasuki set kedua, dominasi JPE masih berlanjut. Mereka unggul cepat 4-0 dan terus menjaga ritme permainan. Electric PLN sempat mencoba bangkit lewat Kara Bajema, namun JPE kembali menutup set dengan skor identik 25-22.

2. Electric PLN bangkit paksa laga ke set penentuan.

80d7336a-74d1-44fe-90c2-b43c09975b09.jpeg
Pertandingan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) vs Jakarta Electric PLN Mobile di Final Four Proliga 2026 di Gor Sritex Arena, Solo. (Dokumentasi Proliga)

Tertinggal dua set membuat Electric PLN bermain lebih lepas. Duel sengit terjadi hingga skor imbang 16-16 di set ketiga sebelum akhirnya Kara Bajema dan Neriman Ozsoy membawa timnya membalikkan keadaan dengan kemenangan 25-21.

Momentum tersebut berlanjut di set keempat. Meski JPE sempat mencoba menghentikan laju lawan melalui time out saat tertinggal 9-12, Electric PLN tetap tampil agresif. Kombinasi Kara Bajema dan Ersandrina Devega membawa mereka menang meyakinkan 25-18 sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set kelima.

3. Ketangguhan JPE di momen krusial jadi pembeda

1e966d70-3c1e-465a-8700-19a10846e4a1.jpeg
Pertandingan Jakarta Pertamina Enduro (JPE) vs Jakarta Electric PLN Mobile di Final Four Proliga 2026 di Gor Sritex Arena, Solo. (Dokumentasi Proliga)

Set penentuan berlangsung ketat dengan skor imbang 6-6. Namun, pertahanan solid yang dipimpin libero Nurlaili menjadi titik balik bagi JPE.

Setelah unggul 11-8, JPE tak terbendung. Serangan bertubi-tubi dari Irina Voronkova memastikan kemenangan 15-8 sekaligus mengunci laga dengan skor 3-2.

Manajer tim JPE, Widi Triyoso, mengakui pertandingan berlangsung tidak mudah.

“Tapi evaluasi-evaluasi yang kami lakukan sebelumnya hari ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran pemain kunci dalam tim.

“Kalau Voronkova, Megawati, dan Wilma Salas main fokus, saya pastikan JPE bisa menang,” tambahnya.

Sementara itu, bintang JPE Megawati Hangesti Pertiwi mengakui laga berjalan menegangkan.

“Di Surabaya kemarin kita hampir menang, dan pengalaman itu tadi hampir terulang. Tapi kami hari ini lebih fokus dan mengambil kemenangan,” katanya.

Di kubu lawan, asisten pelatih sekaligus direktur teknik Electric PLN Mobile, Anantachai Yoonprathom, tetap mengapresiasi performa timnya meski kalah.

“Meski kami kalah, tapi kami bisa menampilkan permainan yang bagus,” ujarnya.

Ia juga mengakui masih ada kekurangan yang perlu dibenahi.

“Kesalahan utama dari tim kami adalah masalah tosser. Tapi kami akui Pertamina hari ini bermain sangat bagus,” tambahnya.

Dengan dua laga tersisa di Semarang melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, JPE kini berada di atas angin untuk mengamankan tiket ke Grand Final Proliga 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest Sport Jawa Tengah

See More