Kendal, IDN Times - Laga perdana Kendal Tornado FC versus De Reds FC di Stadion Gelora 10 November Surabaya, Sabtu (12/9/2026) membawa kesan pada pemain asal Jepang, Yushi Yamaya. Ia mengaku senang bisa menjalani debut bersama Laskar Badai Pantura pada kompetisi Championship 2026/2027.
Debut Bersama Kendal Tornado, Yushi Yamaya Ngebet Cetak Gol dan Assist

1. Atmosfer dan antusiasme sepak bola di Indonesia sangat tinggi
Yushi tampil sejak menit awal saat melawan De Reds FC, sebelum ditarik keluar di paruh kedua.
"Tentu hal yang menggembirakan saya bisa tampil dengan tim ini di kompetisi resmi. Ada motivasi lebih ketika bermain," ungkapnya, Rabu (16/9/2026).
Winger kelahiran Kanagawa menilai sepak bola Indonesia memiliki atmosfer dan antusiasme yang sangat tinggi. Hal itu menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya sejak masih bermain di Jepang.
2. Yushi rasakan perbedaan kondisi lapangan
Menurut Yushi, perbedaan lain yang cukup terasa adalah tempo transisi permainan.
"Sepak bola di sini memiliki transisi dari bertahan ke menyerang maupun sebaliknya yang lebih cepat dan lebih sering terjadi," ujarnya.
Selain tempo permainan, eks pemain FC Gifu itu juga merasakan perbedaan kondisi lapangan. Menurutnya, kualitas rumput alami di Jepang cenderung lebih baik sehingga lebih nyaman digunakan untuk bermain.
3. Kombinasi permainan belum berjalan maksimal
Sementara itu, Yushi mengakui kombinasi permainan Kendal Tornado FC pada laga sebelumnya masih belum berjalan maksimal. Ia bertekad memperbaiki aspek tersebut pada pertandingan berikutnya.
“Pada pertandingan sebelumnya, kombinasi permainan kami masih belum berjalan dengan baik. Untuk pertandingan berikutnya, saya ingin lebih fokus memperbaiki hal tersebut dan berusaha memberikan kontribusi melalui gol maupun assist," tandasnya.
Curated For You
- Boneka Saqur Rp85 Ribu Laris di MTQ, Produsen Sampai Kewalahan16 Sep 2026, 05:00 WIB
- Jamu Tamu MTQ Nasional, Rez Hotel Sajikan Menu Olahan Bandeng Presto15 Sep 2026, 14:11 WIB