Semarang, IDN Times - Java United FC harus memulai perjuangan di BRI Super League 2026/2027 dengan beban minus dua poin. Hukuman tersebut menjadi konsekuensi perubahan homebase klub dari Maluku Utara ke Stadion Jatidiri, Semarang.
Java United FC Mulai Kompetisi dengan Minus 2 Poin, Ini Penyebabnya

1. Jadi motivasi menang di setiap pertandingan
Meski demikian, manajemen Java United menegaskan kondisi tersebut tidak akan mengendurkan ambisi Laskar Kepodang Emas untuk bersaing sepanjang musim.
Manajer Java United FC, Alan Haviludin mengatakan, para pemain justru harus menjadikan situasi tersebut sebagai motivasi untuk memburu poin di setiap pertandingan.
“Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat kami untuk bersaing di musim ini,” ungkapnya, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Alan, manajemen menerima keputusan terkait pengurangan poin tersebut. Kini fokus klub beralih pada upaya mengumpulkan sebanyak mungkin poin pada setiap agar tetap mampu bersaing di kompetisi.
2. Terima keputusan yang sudah ditetapkan
“Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga,” ujarnya.
Pengurangan dua poin tersebut berkaitan dengan pemenuhan lisensi klub, khususnya aspek infrastruktur setelah terjadi perubahan homebase.
Saat masih menggunakan nama Malut United FC dan bermarkas di Maluku Utara, klub telah memenuhi seluruh kewajiban lisensi klub. Stadion Gelora Kie Raha yang didaftarkan dalam proses lisensi juga disebut telah memenuhi aspek infrastruktur untuk kompetisi 2026/2027.
3. Pengurangan poin karena perubahan homebase
Persoalan muncul setelah klub berpindah homebase ke Stadion Jatidiri, Semarang. Perubahan tersebut membuat pemenuhan aspek infrastruktur yang sebelumnya telah dipenuhi melalui proses lisensi di Maluku Utara tidak lagi dapat digunakan untuk homebase baru. Skuad asuhan Fabio Lefundes ini akhirnya harus memulai kompetisi dengan pengurangan dua poin.
Manajemen menegaskan pengurangan poin tersebut bukan disebabkan Stadion Jatidiri tidak layak menggelar pertandingan. Stadion Jatidiri telah dinyatakan layak dan siap digunakan untuk pertandingan BRI Super League 2026/2027. Pengurangan poin disebut sepenuhnya merupakan konsekuensi administratif dari perubahan homebase klub.
Dengan kondisi tersebut, Java United menghadapi tantangan berbeda sejak kompetisi dimulai. Alih-alih mengawali musim dari nol, Laskar Kepodang Emas harus lebih agresif mengumpulkan poin untuk menutup defisit yang sudah melekat di klasemen.
Curated For You
- Jelang Laga Perdana, Pelatih Java United FC Matangkan Taktik Bola Mati04 Sep 2026, 19:00 WIB
- Java United FC Bidik Kemenangan di Laga Perdana Super League 2026/202703 Sep 2026, 15:04 WIB