Purbalingga, IDN Times - Persibangga Purbalingga mengawali babak 8 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan meraih hasil kurang optimal. Tim besutan Pelatih Muhammad Irfan ini gagal mengalahkan Persinga Ngawi di Stadion Sriwedari, Surakarta, Senin (29/6/2026) sore. Persibangga takluk dengan skor akhir 1-2.
Persibangga Purbalingga Gagal Menang, Asa Promosi ke Liga 3 di Ujung Tanduk

- Persibangga Purbalingga membuka babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan kekalahan 1-2 dari Persinga Ngawi di Stadion Sriwedari, meski sempat unggul lebih dulu.
- Gol Arvin Aufa membawa Persibangga memimpin di babak pertama, namun dua gol Ridwan Ridho pada babak kedua membuat Persinga Ngawi berhasil membalikkan keadaan.
- Hasil ini jadi awal kurang maksimal bagi Persibangga yang kini wajib menang melawan PSN Ngada pada laga berikutnya untuk menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya.
Persibangga sebenarnya menampilkan performa cukup apik dalam laga kontra Persinga Ngawi. Tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman itu mampu unggul lebih dahulu lewat gol Arvin Aufa. Namun, Persibangga mulai kehilangan fokus setelah kecolongan dua gol pada babak kedua.
1. Gol Arvin Aufa membuat Persibangga unggul lebih dulu
Persibangga Purbalingga sebenarnya tampil cukup trengginas dalam laga ini. Laskar Jenderal Soedirman mampu menguasai jalannya pertandingan sejak kick-off dimulai. Upaya Persibangga baru membuahkan peluang pertama pada menit ke-7. Mereka hampir mencetak gol cepat lewat eksekusi bola Usama Ahmad.
Kejutan terjadi saat memasuki pertengahan babak. Persibangga berhasil memecah kebuntuan melalui gol Arvin Aufa pada menit ke-33. Penyerang sayap bernomor punggung 21 itu mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terukur Afif Teguh dari sektor lapangan tengah.
Gol tersebut membuat jalannya pertandingan makin sengit. Persibangga dan Persinga kompak melakukan jual beli serangan. Namun, upaya kedua kesebelasan untuk mengubah angka di papan skor menemui jalan buntu hingga babak pertama usai. Ini membuat Persibangga unggul dengan skor sementara 1-0.
2. Persinga Ngawi mampu membalikkan keadaan
Situasi berubah pada babak kedua. Persinga Ngawi mulai tampil lebih agresif. Upaya tim asal Jawa Timur itu bahkan membuahkan hasil. Persinga berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-47. Gol diciptakan Ridwan Ridho setelah menanduk bola hasil umpan Zery.
Kejutan Persinga Ngawi tak berhenti di sana. Memasuki menit ke-61, mereka membalikkan keadaan dengan mencetak gol kedua melalui Ridwan Ridho lagi. Striker bernomor punggung 9 itu kembali menjebol gawang Persibangga Purbalingga lewat penyelesaian akhir bola yang sempurna.
Gol kedua Persinga Ngawi membuat Persibangga Purbalingga kian di bawah tekanan. Sebenarnya, Persibangga sendiri tiada henti melakukan upaya untuk mencetak gol penyama kedudukan. Namun, upaya tim Laskar Jenderal Soedirman gagal membuahkan hasil hingga pertandingan bubaran. Ini membuat Persibangga kalah dengan skor akhir 1-2.
3. Persibangga wajib bangkit melawan PSN Ngada
Hasil tersebut merupakan awalan kurang maksimal Persibangga Purbalingga. Tim Laskar Jenderal Soedirman gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup B babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden 2026. Hasil itu menjadi pekerjaan rumah Persibangga untuk hasil lebih baik pada laga berikutnya.
Kesempatan kedua Persibangga ada pada pertandingan kedua babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden tahun ini. Laskar Jenderal Soedirman akan menghadapi tim asal Nusa Tenggara Timur (NTT), PSN Ngada, Kamis (2/7/2026) pukul 13.15 WIB. Persibangga wajib meraih kemenangan dalam laga tersebut demi menjaga peluang naik kasta musim depan.













.jpg)



