Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalur Landai dan Aman, Ini 5 Gunung Tektok di Jateng buat Liburan Anak
instagram.com/telomoyo_mountain
  • Artikel menyoroti tren liburan keluarga muda yang kini memilih aktivitas mendaki gunung tektok di Jawa Tengah sebagai alternatif sehat dan antimainstream dibanding wisata modern.
  • Lima gunung direkomendasikan untuk pendakian ramah anak, yaitu Gunung Andong, Bukit Mongkrang, Gunung Prau via Dieng, Gunung Ungaran via Perantunan, dan Gunung Telomoyo.
  • Setiap gunung menawarkan jalur landai, waktu tempuh singkat, serta fasilitas aman seperti warung makan, taman keluarga, hingga akses kendaraan menuju puncak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Magelang, IDN Times - Meluangkan waktu libur akhir pekan bersama keluarga gak melulu harus berakhir di pusat perbelanjaan atau tempat rekreasi modern, Lur. Belakangan ini, mengenalkan alam kepada si kecil lewat aktivitas mendaki gunung tengah menjadi tren liburan sehat yang sangat digemari para orang tua muda.

Bagi kamu yang memiliki waktu terbatas dan enggan repot membawa perlengkapan kemah (camping gear) yang berat, metode pendakian "tektok" alias berangkat mendaki dan langsung turun di hari yang sama adalah pilihan paling logis. Tak perlu khawatir si kecil bakal kelelahan, sebab Jawa Tengah memiliki beberapa gunung dengan jalur yang relatif bersahabat.

Biar momen liburan keluargamu antimainstream, yuk intip 5 rekomendasi gunung untuk pendakian tektok yang kids-friendly di Jawa Tengah berikut ini. Simak baik-baik, Lur!

1. Gunung Andong

Gunung Andong (instagram.com/paulusrisang)

Gunung Andong yang terletak di antara Kecamatan Ngablak dan Grabag, Magelang, merupakan "mega bintang" bagi para pendaki pemula dan keluarga. Memiliki ketinggian 1.726 mdpl, gunung ini menawarkan paket komplit petualangan aman untuk anak-anak.

Jalur pendakian (terutama via Pendem atau Sawit) sudah tertata sangat rapi berupa tangga tanah dan bebatuan yang jelas. Waktu tempuh untuk sampai ke puncak hanya berkisar antara 1,5 hingga 2 jam saja dengan jalan santai.

Keunggulan utama Gunung Andong adalah keberadaan warung-warung makan di area puncak. Jadi, Ayah dan Bunda tidak perlu takut si kecil kelaparan atau kehabisan bekal air minum di atas, Lur!

2. Bukit Mongkrang

Potret Puncak Mongkrang, Jawa Tengah (IDN Times/Ernia Karina)

Meski secara administratif sering disebut bukit (hill), kawasan wisata Bukit Mongkrang yang berada di Tawangmangu, Karanganyar ini menyajikan atmosfer sabana khas gunung tinggi yang memukau dengan ketinggian sekitar 2.194 mdpl.

Berada tepat di sebelah selatan Gunung Lawu, trek menuju pos Candi Mongkrang sangat landai dan didominasi oleh hamparan padang ilalang yang luas. Minim tanjakan terjal yang ekstrem, sehingga anak-anak bisa berjalan dengan riang tanpa menguras energi berlebih.

Waktu tempuh ke titik pandang utama hanya berkisar 1 jam saja. Pemandangannya langsung menghadap ke megahnya kawah dan puncak Gunung Lawu, sangat pas untuk latar foto keluarga yang estetik.

3. Gunung Prau via Jalur Dieng

ilustrasi Gunung Prau (unsplash.com/Andri Hermawan)

Gunung Prau (2.590 mdpl) memang terkenal sebagai salah satu spot golden sunrise terbaik di Indonesia. Jika ingin mengajak anak-anak melakukan pendakian tektok pagi hari di sini, pastikan memilih pintu pendakian yang tepat.

Sangat direkomendasikan memilih Jalur Dieng atau Dwarawati jika membawa anak-anak. Berbeda dengan jalur Patak Banteng yang didominasi tangga vertikal melelahkan, Jalur Dieng cenderung memutar, lebih landai, dan banyak dinaungi pepohonan rindang yang sejuk.

Area puncak Gunung Prau berupa hamparan bukit teletubbies yang sangat luas dan empuk. Anak-anak bisa bebas berjalan dan duduk santai dengan aman tanpa takut berbatasan langsung dengan jurang curam yang membahayakan.

4. Gunung Ungaran via Perantunan

Potret Gunung Ungaran (instagram.com/perantunan)

Bagi warga Semarang dan sekitarnya, Gunung Ungaran via jalur Perantunan (Kecamatan Bandungan) adalah opsi tektok kilat yang sangat ramah untuk anak-anak karena dikonsep sebagai wisata alam keluarga.

Jalur awal dari basecamp menuju Pos 1 hingga Pos 2 didominasi oleh hutan pinus yang rindang dengan jalur tanah padat yang teratur. Tanjakannya tergolong santai dan tidak akan membuat kaki si kecil cepat pegal.

Di sekitar area bawah dan pos awal, pengelola menyediakan berbagai dekorasi taman luar ruangan, tempat duduk, hingga rumah pohon. Waktu tektok santai ke area terbuka di lerengnya pun tergolong singkat, hanya memakan waktu sekitar 1 jam.

5. Gunung Telomoyo

Potret naik jeep di Gunung Telomoyo (magelangkab.go.id)

Gunung Telomoyo (1.894 mdpl) terkenal sebagai satu-satunya gunung yang puncaknya bisa diakses menggunakan kendaraan. Namun, bagi keluarga yang ingin merasakan sensasi olahraga mendaki (hiking) yang aman 100 persen untuk anak, berjalan kaki menyusuri jalurnya adalah ide yang seru.

Seluruh jalur menuju puncak sudah berupa jalan aspal dan beton padat. Ayah dan Bunda tidak perlu khawatir si kecil terpeleset tanah licin atau tersandung akar pohon besar. Anak-anak pun bisa berjalan menggunakan sepatu kets biasa dengan nyaman.

Sepanjang jalur pendakian terdapat banyak kedai kopi modern, warung semen, hingga tempat istirahat dengan pagar pengaman yang kokoh. Jika di tengah jalan si kecil mendadak lelah dan ogah berjalan lagi, pilihan untuk menyewa jasa ojek lokal menuju puncak selalu tersedia setiap saat.

Nah, sudah kebayang serunya mengenalkan udara bersih pegunungan kepada buah hati akhir pekan ini? Yuk, segera siapkan fisik dan logistik, lalu meluncur ke gunung terdekat, Lur!

Editorial Team

Related Article