Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Niat dan Cara Jamak Qashar Dzuhur Ashar Saat Perjalanan Jauh
Ilustrasi salat (freepik.com/freepik)
  • Salat jamak qashar adalah keringanan bagi musafir yang menempuh perjalanan minimal sekitar 81 km, dengan syarat perjalanan bukan untuk maksiat dan masih dalam status bepergian.
  • Terdapat dua cara pelaksanaan, yaitu jamak taqdim (menggabungkan di waktu Dzuhur) dan jamak takhir (menggabungkan di waktu Ashar), keduanya dilakukan dengan salat dua rakaat.
  • Tata cara pelaksanaannya dilakukan berurutan tanpa jeda panjang antara dua salat, dimulai dengan niat saat takbiratul ihram dan dilanjutkan langsung ke salat kedua setelah salam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)



Salat jamak qashar adalah keringanan (rukhsah) yang diberikan Allah SWT bagi umat Muslim yang sedang dalam perjalanan jauh (musafir).
​Berikut adalah panduan lengkap mengenai tata cara, niat, dan syarat sah untuk menjamak serta mengqashar salat Dzuhur dan Ashar.

1. Syarat Sah Jamak Qashar

Ilustrasi salat (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

​Sebelum melaksanakan, pastikan Anda memenuhi kriteria berikut:
​Perjalanan Jauh: Jarak tempuh minimal sekitar 81-82 km (dua marhalah).
​Tujuan Baik: Perjalanan bukan untuk kemaksiatan.


​Status Musafir: Dilakukan saat sudah keluar dari batas desa/kota asal.
​Masih dalam Perjalanan: Jika sudah sampai di rumah, kewajiban salat kembali normal.

2. Pilihan Cara Pelaksanaan

Ilustrasi salat (freepik.com/freepik)

​Ada dua cara untuk menggabungkan Dzuhur dan Ashar:


​Jamak Taqdim: Menarik salat Ashar ke waktu Dzuhur (dikerjakan di waktu Dzuhur).


​Jamak Takhir: Mengundur salat Dzuhur ke waktu Ashar (dikerjakan di waktu Ashar).

3. Niat Salat Jamak Qashar

Ilustrasi salat (pexels.com/Michael Burrows)

Qashar artinya meringkas salat 4 rakaat menjadi 2 rakaat.

​A. Jamak Taqdim (Di waktu Dzuhur)


​Niat Salat Dzuhur (Qashar & Jamak):
​Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihil ‘ashru jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.


​Artinya: "Aku niat salat fardu Dzuhur dua rakaat, qashar, dengan menjamak Ashar kepadanya, jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."

​Niat Salat Ashar (Qashar & Jamak):
​Ushallii fardhal ‘ashri rak’ataini qashran majmuu’an ilazh zhuhri jam’a taqdiimi lillaahi ta’aalaa.


​Artinya: "Aku niat salat fardu Ashar dua rakaat, qashar, dijama'kan ke Dzuhur, jamak taqdim, karena Allah Ta'ala."

​B. Jamak Takhir (Di waktu Ashar)


​Niat Salat Dzuhur (Qashar & Jamak):
​Ushallii fardhazh zhuhri rak’ataini qashran majmuu’an ilal ‘ashri jam’a takhiiri lillaahi ta’aalaa.


​Artinya: "Aku niat salat fardu Dzuhur dua rakaat, qashar, dijama'kan ke Ashar, jamak takhir, karena Allah Ta'ala."

​Niat Salat Ashar (Qashar & Jamak):
​Ushallii fardhal ‘ashri rak’ataini qashran majmuu’an ilaihi zhuhru jam’a takhiiri lillaahi ta’aalaa.


​Artinya: "Aku niat salat fardu Ashar dua rakaat, qashar, dengan menjamak Dzuhur kepadanya, jamak takhir, karena Allah Ta'ala."

4. Tata Cara Pelaksanaan

Ilustrasi salat (pexels.com/Rizky Sabriansyah)


​Urutan pelaksanaannya hampir sama dengan salat biasa, namun dilakukan berturut-turut:


​Awali dengan salat pertama (Jika Taqdim mulai dengan Dzuhur, jika Takhir bisa Dzuhur dulu baru Ashar menurut pendapat terkuat).


​Laksanakan salat secara qashar (2 rakaat) sampai salam.
​Segera berdiri lagi setelah salam tanpa diselingi zikir panjang atau salat sunnah (langsung Iqamah).


​Laksanakan salat kedua sebanyak 2 rakaat sampai salam.


​Tips Ringkas:
​Niat dalam hati: Niat dilakukan saat Takbiratul Ihram.


​Tidak perlu makmum? Jika Anda sendirian, cukup niat seperti di atas. Jika menjadi makmum, tambahkan kata ma'muman di akhir niat sebelum lillaahi ta'aalaa.


​Berurutan: Sangat dianjurkan untuk tidak menjeda kedua salat terlalu lama.
​Semoga perjalanan Anda lancar dan ibadah tetap terjaga!

Editorial Team