Virus Corona Pengaruhi Jumlah Kunjungan Turis Tiongkok ke Jawa Tengah

Semarang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap merebaknya virus corona dapat segera tertangani agar tak berdampak pada sektor pariwisata. Sebab wisawatan asal Tiongkok turut mendominasi jumlah kunjungan ke beberapa destinasi wisata di Jawa Tengah.
Baca Juga: Dalam 7 Hari Virus Corona Diklaim Mati Sendiri, Ini Jenis Perawatannya
1. Potensi penurunan belum terlihat
Virus corona berpengaruh pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Jawa Tengah. Meski demikian potensi penurunan tersebut belum terlihat secara signifikan
"Dampaknya itu masih potensi. Harapannya fenomena virus corona dapat segera tertangani dan tidak berdampak terlalu lama pada jumlah kunjungan dari Tiongkok," kata Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi.
2. Penundaan sebagai langkah antisipasi
Menurunnya jumlah kunjungan itu lantaran adanya penundaan atau postpone perjalanan wisata atau kunjungan ke Jawa Tengah. Penundaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap virus corona.
"Virus corona memerlukan perhatian secara kolektif. Artinya harus mengambil langkah antisipasi. Penundaan-penundaan itu sebagai langkah antisipasi," jelasnya secara khusus kepada IDN Times, Senin (27/1).
3. Agen wisata bisa memahami soal penundaan
Penundaan, imbuh Sinoeng, banyak dilakukan oleh agen wisata di Jawa Tengah. Namun penundaan sifatnya hanya sementara. Sebab para turis Tiongkok dapat kembali melakukan kunjungan atau perjalanan wisata ke Jawa Tengah setelah virus corona bisa tertangani.
"Ini (postpone visitasi) sifatnya hanya sementara dan travel agent bisa memahami. Termasuk juga perhotelan," ungkap Sinoeng melalui sambungan telepon.
4. Candi Borobudur menjadi favorit turis Tiongkok
Mengacu pada data Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah tahun 2019, jumlah kunjungan turis Tiongkok ke Jawa Tengah mencapai 12-15 persen dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang mencapai 693 ribu turis.
Adapun Candi Borobudur menjadi destinasi favorit dan paling banyak didatangi para turis Tiongkok. Disusul Candi Prambanan, Kota Lama Semarang, serta Keraton Solo dan sekitarnya.
Baca Juga: Kenali Virus Corona Penyebab dan Gejala, Langkah Preventif Pencegahan