Banyumas, IDN Times - Menjelang pukul 15.00 WIB, suasana di Jalan Raya Selatan Wangon, Banyumas sudah tampak berbeda, dimana sebuah lapak serba ungu berdiri mencolok di tepi jalan. Padahal waktu berbuka puasa masih lama, namun puluhan orang sudah memegang tiket antrean. Mereka menunggu giliran membeli es krimi ubi ungu yang belakangan viral di kalangan warga Banyumas Barat dan Cilacap.
Uniknya, pembeli tak lagi hanya berdiri mengular. Mereka membawa tiket antrean sebuah sistem yang sengaja diterapkan setelah hari pertama jualan sempat kewalahan akibat banyaknya pembeli.
“Awalnya kita nggak pakai tiket, hari pertama buka, ternyata peminatnya membludak, banyak yang antre tapi ada yang terlewat, jadi biar nggak keteteran sekarang pakai tiket,"ujar Nisfiah Romadoni Umi Latifah, yang akrab disapa Nisfi, saat ditemui di sela melayani pembeli kepada IDN Times, Minggu (1/3/2026).
