Comscore Tracker

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah Kendaraan

Jadi obat rindu perantau dan silaturahmi warga dengan Ganjar

Semarang, IDN Times - Umat Islam di Indonesia untuk kali kedua harus merayakan Lebaran Idul Fitri 2021 dalam suasana pandemik COVID-19. Lagi-lagi, tradisi mudik yang sakral dilakukan setiap tahun urung dilakukan karena adanya kebijakan pemerintah soal larangan mudik, sejak 22 April hingga 24 Mei 2021.

Kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk tetap menjalin silaturahmi antasrkeluarga dan handai tolan. Termasuk ritual open house halalbihalal yang rutin digelar kepala daerah bersama masyarakat dilakukan secara virtual.

1. Open house virtual digelar selama dua hari

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah KendaraanSilaturahmi Virtual Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dok. Humas Pemprov Jateng

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali menggelar Silaturahmi Virtual Idul Fitri kali kedua pada masa pandemik COVID-19. Momen tersebut dilakukan selama dua hari, pada Kamis (13/5/2021) dan Jumat (14/5/2021).

Ganjar pun mempersilakan kepada siapa pun untuk dapat join di dua acara silaturahmi tersebut. Promo kedua event itu juga diunggah melalui laman media sosial pribadinya. Baik Twitter maupun Instagram. 

Silaturahmi virtual yang berlangsung selama dua hari berlangsung hangat. Hari pertama open house online diperuntukkan bagi masyarakat umum di Jawa Tengah dan hari kedua khusus bagi para diaspora Jateng di tanah perantauan. Banyak kisah menarik yang muncul antarpeserta silaturahmi.

Ribuan warga bergabung pada acara tersebut selama dua hari, yang ditayangkan live melalui Zoom Meeting, Youtube, Instagram, dan Facebook akun milik Ganjar Pranowo. Ganjar turut menyiapkan sejumlah doorprize bagi warga yang ikut dan interaktif dengannya.

Salah satunya adalah Alumni SMA Negeri 2 Batang, Khotibul Umam yang antusias berkesepatan menyapa langsung orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

“Saya liat informasi dari postingan Instagram pak Ganjar Pranowo silaturahmi secara virtual dan tertarik buat ikut buat bisa berinteraksi dengan pak Ganjar,” katanya.

2. Mahasiswa asal Batang mendapatkan sepeda motor

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah KendaraanSilaturahmi Virtual Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dok. Humas Pemprov Jateng

Umam rupanya punya misi tersembunyi bergabung pada acara tersebut. Mahasiswa Universitas Pekalongan dengan program Bidik Misi itu sudah menyiapkan untuk membuat konten bagi remaja di Kabupaten Batang mengenai suasana menikmati lebaran dengan virtual.

Dirinya ingin menunjukkan bahwa momentum Lebaran Idul Fitri bisa dilalui dengan virtual dengan beragam manfaat karena masih pada masa pandemik COVID-19.

Selain dapat berdialog langsung dengan Ganjar Pranowo, Umam mendapat kejutan. Dirinya--yang tergabung dalam Generasi Berencana (Genre)--mendapat hadiah sepeda motor dari Ganjar karena ikut berkampanye program Jo Kawin Bocah.

Program Jo Kawin Bocah diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 20 November 2020 yang secara khusus untuk menekan angka perkawinan anak di provinsi tersebut. Program tersebut merupakan aplikasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan soal batas usia minimal menikah yang sudah dinaikkan menjadi 19 tahun, baik laki-laki maupun perempuan.

Jo Kawin Bocah bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya mencegah perkawinan anak di Jawa Tengah serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan pemenuhan hak dan perlindungan dalam mencegah perkawinan.

“Alhamdulillah, sangat senang sekali. Pastinya sepeda motor bakal menjadi kebutuhan Umam buat transportasi saat kuliah nanti ketika sudah tatap muka buat aktivitas seperti biasa juga,” tandasnya.

Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Tinggi, PDIP: Belum Tentu Diusung Capres 2024

3. Ada pesan khusus Ganjar untuk mahasiswa Jateng di India

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah KendaraanSilaturahmi Virtual Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dok. Humas Pemprov Jateng

Selain Umam, TikTokers asal Temanggung, Joko turut meramaikan Silaturahmi Virtual Ganjar hari pertama. Lebih dari itu, ia menawarkan jasa kepada Ganjar mempromosikan UMKM Jawa Tengah dengan modal followers TikTok 1,3 juta yang dimilikinya.

“Kalau untuk UMKM saya tidak pungut biaya pak, gratis. Kalau brand, satu konten biasanya saya kenai biaya Rp5 juta. Saya ijin bantu promosikan UMKM Jateng ya, pak,” ucap Joko.

Hari kedua halalbihalal online diramaikan para perantau yang berasal dari Jawa Tengah yang tinggal di Jakarta, Bandung, Makassar, Samarinda, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, bahkan di luar negeri. Seperti di Jepang, India, Kanada, Turki, Singapura, Hongkong, dan Korea.

Ganjar yang didampingi sang istri, Siti Atikoh Ganjar Pranowo ngobrol bersama peserta yang tidak mudik dan berlebaran di tanah rantau. Sejumlah peserta excited bisa mengucapkan selamat Idul Fitri secara langsung bahkan curhat soal kondisi di perantauan.

"Saya di India pak, kuliah di sini. Sudah lama tidak mudik pak, kangen sama kampung," tutur Maldini asal Semarang.

Maldini berkisah soal kondisi India yang tengah dilanda tsunami COVID-19. Ia melihat sendiri, bagaimana kasus positif cukup tinggi dan banyak korban meninggal dunia karena infeksi virus corona.

"Kamu jaga kesehatan ya, jaga kondisi baik-baik dan selalu taat protokol kesehatan. Saya doakan kamu selalu sehat. Salam buat teman-teman yang ada di sana," pesan Ganjar kepada Maldini.

4. Tebak-tebakan isi kaleng yang berujung ngakak

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah KendaraanSilaturahmi Virtual Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dok. Humas Pemprov Jateng

Tidak hanya Maldini. Arvin yang kuliah di Jepang menambah 'pecah' acara Silaturahmi Virtual. Ia mendapat tebak-tebakan dari Ganjar yang membuat seluruh peserta terhibur.

Saat berdialog, tiba-tiba Ganjar mengambil kaleng Khong Guan yang ada di meja. Ia meminta Arvin menebak isi dari jajanan yang biasa dihidangkan saat lebaran di rumah-rumah.

"Vin, coba tebak ini isinya apa. Ayo bedhek-bedhekan (red: tebak-tebakan). Coba jawab apa isinya," tanya Ganjar.

"Nopo njih, pak ? (red: apa ya, pak?), biasanya isinya roti campur-campur," jawab Arvin.

Ganjar pun tertawa mendengar jawaban Arvin. Ia langsung membuka tutup kaleng dan mengambil isi di dalamnya. Ternyata, dari dalam kaleng yang diambil adalah rengginang, jajanan tradisional.

"Tebakanmu salah, iki isine rengginang. Awakmu ki terlalu modern, nek wong lawas mesthi paham kaleng iki isine rengginang, nek ora ya rempeyek (red: kamu itu terlalu modern, kalau orang lama pasti tahu ini isinya rengginang atau kalau tidak rempeyek," jawab Ganjar sambil memakan rengginang tersebut.

Mendengar apa yang disampaikan Ganjar, semua peserta tertawa bahkan ada yang bertepuk tangan.

"Nyong wis nebak pak, mesthi isine rengginang (red: saya sudah tebak pak, pasti isinya rengginang)," kata salah satu Sri, warga Kebumen yang merantau di Bekasi, Jawa Barat.

5. Silaturahmi virtual menjadi obat rindu perantau asal Jawa Tengah

Open House Online Warga Jateng, Dari Tebakan sampai Hadiah KendaraanSilaturahmi Virtual Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dok. Humas Pemprov Jateng

Ganjar sengaja memanfaatkan acara halalbihalal online untuk mengobati rasa rindu dan menghibur peserta yang sebagian besar adalah perantau yang tidak mudik ke Jawa Tengah.

Untuk menambah meriah kegiatan, politikus PDI Perjuangan itu sengaja menyiapkan sejumlah hadiah. Di antaranya sepeda, televisi, kulkas, mesin cuci, rice cooker, serta aneka produk unggulan UMKM Jateng seperti tas, biola, jaket, handycraft dan lain sebagainya.

"Hari (Jumat (14/5/2021)) ini saya kembali menggelar halalbihalal virtual, untuk menyapa kawan-kawan paguyuban dan saudara dari Jateng di berbagai tempat. Tadi ada dari India, Sudan, Mesir, Hongkong, Jepang, Singapura dan paguyuban di dalam negeri juga hadir,. Tentu ada perasaan berbeda dibanding tahun lalu, sekarang rasa rindunya pasti sudah luar biasa. Kita bantu mengobati rasa rindu dengan Silaturahmi Virtual ini. Kita kasih gift untuk berbagi kebahagiaan, sekaligus promo produk UMKM Jateng," kata Ganjar melansir dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times.

Selain warga Jateng yang bekerja, ada sejumlah warga Jateng yang sukses menjadi pejabat, ikut dalam halalbihalal virtual tersebut. Seperti Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang yang berasal dari Semarang dan pernah menjabat Kapolres Blora dan Kendal serta ada Wakil Bupati Bengkalis Riau, Bagus Santoso asal Boyolali.

Baca Juga: 9 Potret Alam Ganjar, Putra Gubernur Ganjar Pranowo yang Kece Abis!

https://www.youtube.com/embed/FPCjlcCVWD4

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya