Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Peneliti Undip Kembangkan Produk MPASI Siap Saji Berbahan Pangan Lokal

Peneliti Undip Kembangkan Produk MPASI Siap Saji Berbahan Pangan Lokal
Peneliti sekaligus pakar Ilmu Pangan Fakultas Kedokteran Undip, Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si menunjukan inovasi produk makanan pendamping ASI (MPASI), Nutri Sun D3 yang bermanfaat membantu pencegahan stunting sekaligus mendukung penyediaan pangan pada situasi darurat bencana. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya Sih
  • Peneliti Undip mengembangkan MPASI siap saji bernama Nutri Sun D3 berbahan pangan lokal untuk mencegah stunting dan bisa digunakan sebagai pangan darurat saat bencana.
  • Nutri Sun D3 dibuat dengan teknologi freeze drying yang menjaga kandungan gizi, rasa, serta memperpanjang masa simpan; uji coba di Sumatera Barat menunjukkan hasil positif pada berat badan anak.
  • Saat ini Nutri Sun D3 masih dalam proses izin edar, sementara Undip menegaskan pentingnya kolaborasi riset dan media agar inovasi kampus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Peneliti dari Universitas Diponegoro (Undip) mengembangkan inovasi pangan berbasis bahan lokal untuk membantu menekan angka stunting pada bayi dan balita. Produk tersebut berupa makanan pendamping ASI (MPASI) bernama Nutri Sun D3 yang dirancang tidak hanya untuk pencegahan stunting, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pangan darurat saat terjadi bencana.

1. Bantu cegah stunting pada balita

Ilustrasi stunting (pexel)
Ilustrasi stunting (pexel)

Inovasi tersebut dipaparkan oleh salah satu tim, yakni pakar Ilmu Pangan Fakultas Kedokteran Undip, Fitriyono Ayustaningwarno, dalam kegiatan media gathering di Kampus Undip, Tembalang, Kamis (12/3/2026).

Menurut Fitriyono, stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang terjadi akibat kekurangan gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang, mulai dari penurunan kemampuan kognitif, gangguan perkembangan fisik, hingga menurunnya produktivitas seseorang saat dewasa.

“Produk Nutri Sun D3 ini merupakan MPASI yang dapat digunakan untuk membantu mencegah stunting pada bayi dan balita, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai pangan darurat pada situasi bencana,” jelasnya.

Produk tersebut diformulasikan dari berbagai bahan pangan bergizi yang mudah ditemukan di Indonesia, seperti isolat protein kedelai sebagai sumber protein, ubi sebagai sumber karbohidrat, serta sayuran seperti bayam dan brokoli. Formulasi ini kemudian diperkaya dengan vitamin D3 yang berperan penting dalam mendukung sistem imun serta pertumbuhan tulang anak.

2. Gunakan teknologi pengeringan beku

Undip, mpasi, nutri sun d3
Peneliti sekaligus pakar Ilmu Pangan Fakultas Kedokteran Undip, Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si menunjukan inovasi produk makanan pendamping ASI (MPASI), Nutri Sun D3 yang bermanfaat membantu pencegahan stunting sekaligus mendukung penyediaan pangan pada situasi darurat bencana. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Keunggulan lain dari Nutri Sun D3 terletak pada proses produksinya. Produk ini menggunakan teknologi freeze drying atau pengeringan beku bersuhu rendah, sehingga kandungan gizi, warna, dan cita rasa bahan pangan tetap terjaga. Selain itu, teknologi ini juga membuat produk memiliki masa simpan yang lebih panjang dibandingkan MPASI konvensional.

Fitriyono menambahkan, inovasi tersebut telah diuji coba dalam situasi darurat bencana banjir di Sumatera Barat pada tahun 2025. Dalam uji coba tersebut, MPASI diberikan kepada bayi dan balita selama 15 hari.

“Hasilnya menunjukkan berat badan anak tidak mengalami penurunan, bahkan beberapa di antaranya mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Pengembangan Nutri Sun D3 merupakan hasil penelitian yang diketuai oleh Gemala Anjani bersama tim yang terdiri dari Fitriyono Ayustaningwarno serta Ahmad Syauqy dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Undip.

3. Produk dalam proses pengurusan izin

Undip, mpasi, nutri sun d3
Peneliti sekaligus pakar Ilmu Pangan Fakultas Kedokteran Undip, Dr. Fitriyono Ayustaningwarno, S.TP., M.Si menunjukan inovasi produk makanan pendamping ASI (MPASI), Nutri Sun D3 yang bermanfaat membantu pencegahan stunting sekaligus mendukung penyediaan pangan pada situasi darurat bencana. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)

Saat ini, produk Nutri Sun D3 masih dalam proses pengurusan izin edar sebelum dapat diproduksi secara lebih luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip, Wijayanto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara kampus dan media dalam menyebarluaskan inovasi hasil riset kepada masyarakat.

“Kampus dan media memiliki peran yang sama dalam menyampaikan kebenaran kepada publik. Jika jurnalis menyampaikan kebenaran jurnalistik melalui proses verifikasi, maka kampus menyampaikan kebenaran ilmiah melalui riset,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai universitas riset, Undip terus mendorong agar hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui inovasi di bidang pangan yang dapat membantu menjawab persoalan gizi dan kesehatan masyarakat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More