Comscore Tracker

Austria Apresiasi Ruangobrol.id, Redam Terorisme Lewat Narasi Kreatif

Salah satu filmnya adalah Jihad Selfie. Sudah nonton?

Semarang, IDN Times - Portal berita online Ruangobrol.id meraih penghargaan dari Austria atas partisipasi aktifnya dalam menekan aksi terorisme di Indonesia. Melalui narasi pemberitaan yang rutin mengulik berbagai pengalaman hidup mantan narapidana terorisme, Ruangobrol.id dianggap bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya propaganda terorisme.

1. Kedubes Austria apresiasi kerja kreatif untuk cegah propaganda ekstrimis

Austria Apresiasi Ruangobrol.id, Redam Terorisme Lewat Narasi KreatifPresiden Belarusia Alexander Lukashensko yang ditemani Presiden Austria Alexander Van der Bellen dalam kunjungan kenegaraan ke Austria, pada tahun 2019 lalu. instagram.com/vanderbellen/

Perwakilan Kedutaan Besar Austria di Jakarta, Phillip Roesl mengungkapkan, Ruangobrol berpartisipasi memberikan narasi yang kredibel untuk melawan dan mencegah daya tarik propaganda ekstremis di Indonesia.

Pihaknya berpendapat, cara yang dilakukan cukup bagus, yaitu dengan menggunakan mantan anggota ISIS yang kembali untuk berbicara tentang pengalaman mereka. 

"Dan ini memungkinkan Ruangobrol untuk mendekati audiensnya secara emosional dan memberikan alternatif yang kredibel. Kedutaan Besar Austria di Jakarta dengan bangga mendukung Ruangobrol dan menantikan kerja sama di masa depan," ujarnya dalam keterangan resmi yang didapat IDN Times, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga: Cara Untag Semarang Tekan Aksi Terorisme: Ajak 4 Negara Gabung

2. Ruangobrol.id raih penghargaan IAA 2021

Austria Apresiasi Ruangobrol.id, Redam Terorisme Lewat Narasi KreatifPerwakilan Ruangobrol.id saat berpose bersama eks napiter. (Dok Ruangobrol.id)

Ruangobrol.id yang berkantor di Moyudan, Kabupaten Sleman, DIY terpilih sebagai pemenang karena mengusung konsep Alternative Narrative from Credible Voices dalam dalam ajang Intercultural Achievment Award (IAA) 2021 kategori media. 

Phillip menyampaikan, ajang penghargaan itu sudah mulai digelar sejak tahun 2014. Penghargaan diberikan oleh Austria melalui Kementerian Federal untuk Urusan Eropa dan Internasional bekerjasama dengan Badan Pembangunan Austria (ADA), Dana Masa Depan Republik Austria (ÖZF) dan Dana Integrasi Austria (IF).

Menurutnya, Pemerintah Austria menggelar event ini sebagai penghargaan atas gerakan inisiatif masyarakat sipil yang mendorong dialog lintas budaya dan agama. 

"Hingga saat ini, penghargaan diberikan untuk karya luar biasa yang berkelanjutan, inovasi, media, isu-isu kontemporer dan integerasi khususnya pada seni, budaya, pemuda, hak asasi manusia dan pendidikan," imbuhnya.

3. Berhasil menggali pengalaman mantan napiter

Austria Apresiasi Ruangobrol.id, Redam Terorisme Lewat Narasi KreatifPuluhan eks napiter saat upacara. IDN Times/Imron

Mewakili Ruangobrol.id, Putut Widjanarko menjelaskan, portal beritanya yang mulai berdiri sejak awal 2018 memang menonjolkan isu-isu itu melalui kekuatan credible voices. Artinya, melalui pengalaman dari mantan narapidana terorisme (napiter) maupun mereka yang berstatus return pernah berhijrah ke Suriah dan bergabung ke kelompok ISIS.

Pengalaman orang-orang yang tergelincir di lingkaran kelompok radikal teror, katanya kemudian dituangkan dalam berbagai bentuk kreatif. Mulai dari berbagai artikel dan berita, buku hingga film dokumenter.

"Kami fokus merespons isu-isu tentang radikalisme terorisme. Sebagai narasi alternatif media," lanjutnya.

4. Ruangobrol putar film The Mentors di Cinema XXI

Austria Apresiasi Ruangobrol.id, Redam Terorisme Lewat Narasi KreatifIlustrasi bioskop (IDN Times/Panji Galih Aksoro)

Aneka produk kreatif tersebut dibuat secara rutin. Buku dibuat juga seiring dengan film dokumenter yang digarap. Mulai dari Jihad Selfie, Pengantin, Seeking The Imam hingga yang teranyar The Mentors dengan bukunya "Menanti yang Kembali: Kumpulan Kisah dari Sebuah Upaya Reintegrasi Sosial Narapidana Terorisme". 

Untuk film The Mentors kali pertama diputar pada Selasa 26 Oktober 2021 di Cinema XXI The Park Solo Baru yang hadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan termasuk para mantan napiter hingga kepala desa di Kabupaten Sukoharjo.

"Kami membuka diri untuk berkolaborasi (dengan siapa pun)," pungkasnya.

Baca Juga: Bikin Kuliner Kaki Lima Semarang Jadi Viral, Kreator Banjir Cuan

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya