Comscore Tracker

Harga Rapid Antigen COVID-19 di Bandara Semarang Rp170 Ribu

Bandara Ahmad Yani perketat pengawasan libur akhir tahun

Semarang, IDN Times - Dua layanan rapid test antigen COVID-19 disediakan di kompleks Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Hal tersebut untuk mengantisipasi peningkatan penularan virus corona selama musim libur panjang akhir tahun.

1. Rapid test antigen di Bandara Ahmad Yani dibanderol Rp170 ribu

Harga Rapid Antigen COVID-19 di Bandara Semarang Rp170 RibuPara petugas saat mengecek kedatangan TKI di Bandara Ahmad Yani. (Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang)

General Manager PT Angkasa Pura I, Bandara Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto mengatakan layanan rapid antigen tersedia di dekat ruang parkir 1A dan 1B di bandara tersebut.

"Upaya untuk mencegah penularan COVID-19 harus kita optimalkan saat libur panjang Natal dan tahun baru supaya masyarakat tetap sehat, sehinga tidak ada peningkatan penularan virus di wilayahnya. Di dalam bandara, kita siapkan rapid antigen di lokasi tempat parkir. Harganya Rp170 ribu. Dan mulai hari ini sudah bisa dipakai," ungkapnya melalui rekaman suara yang didapat IDN Times.

Baca Juga: Terdampak Virus Corona, Bandara Ahmad Yani Semarang Rugi Rp9 Miliar

2. Terdapat dua layanan rapid antigen di gedung parkir bandara

Harga Rapid Antigen COVID-19 di Bandara Semarang Rp170 RibuIlustrasi Rapid Test Plasma (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Informasi yang diperoleh IDN Times, layanan rapid test tersebut berada di gedung parkir lantai 1A, dibuka setiap hari pukul 07.00-15.00 WIB.

Untuk harga, layanan rapid test antibodi dibanderol seharga Rp85 ribu sedangkan tarif rapid test antigen seharga Rp170 ribu.

Sedangkan untuk layanan rapid test di gedung parkir lantai 1B, biaya rapid test antibodi Rp95 ribu dan untuk tarif rapid test antigen Rp170 ribu, yang buka saban hari sejak pukul 09.00-16.00 WIB.

3. Penumpang pesawat diprediksi merosot hingga 72 persen

Harga Rapid Antigen COVID-19 di Bandara Semarang Rp170 RibuPetugas semprotkan disinfektan di ruang tunggu Bandara Ahmad Yani Semarang. Dok Humas Bandara Ahmad Yani Semarang

Lebih lanjut, Hardi memperkirakan volume penumpang pesawat selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 bakal merosot sampai 72 persen. Selain itu, trafik pergerakan pesawat juga diperkirakan menurun 59 persen.

Dampak lain, pengiriman kargo via jalur udara turut menurun diperkirakan mencapai 55 persen.

"Jika dibandingkan dengan periode posko tahun lalu, rata-rata pertumbuhan juga terjadi setelah masa tersulit kita mulai Mei dan Juli 2020. Dimana dari Juli sampai dengan November kita mencatatkan pertumbuhan 27 persen untuk pesawat, lalu 37 persen untuk penumpang dan 10 persen untuk kargo," urainya.

4. Sejumlah maskapai sudah mengajukan ekstra flight sambut libur akhir tahun

Harga Rapid Antigen COVID-19 di Bandara Semarang Rp170 RibuTwitter/@@lionairgroup

Meski demikian, pihaknya membuka posko terpadu untuk melayani penumpang pesawat selama libur panjang dalam rentang waktu 18 hari kedepan hingga 4 Januari 2021. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pesawat, katanya, jam operasional Bandara Ahmad Yani akan diperpanjang dari pukul 06.00-22.00 WIB.

Saat ini, lanjut Hardi, terdapat sejumlah maskapai penerbangan yang meminta penambahan jadwal penerbangan seperti Lion Air dan Garuda Indonesia.

"Lion Air, Garuda dan beberapa maskapai lainnya sudah mengajukan slot time. Tapi yang kita berikan hanya untuk penerbangan domestik saja. Yang penerbangan internasional tidak ada sama sekali," jelasnya.

Baca Juga: New Normal, Penumpang di Bandara-bandara Angkasa Pura I Melonjak

Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19, menggelar kampanye 3 M : Gunakan Masker, Menghindari Kerumunan atau jaga jarak fisik dan rajin Mencuci tangan dengan air sabun yang mengalir. Jika protokol kesehatan ini dilakukan dengan disiplin, diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus. Menjalankan gaya hidup 3 M, akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita. Ikuti informasi penting dan terkini soal COVID-19 di situs covid19.go.id dan IDN Times.

Topic:

  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya