Comscore Tracker

3 Provokator Penolak Jenazah Perawat Kariadi Semarang Dibekuk Polisi

Video viral warga ramai-ramai menolak jadi barang bukti

Semarang, IDN Times - Aparat Kepolisian Ditreskrimum Polda Jateng meringkus tiga orang yang menghasut warga saat menolak pemakaman jenazah perawat RSUP Dr Kariadi Semarang, almarhumah Nuria Kurniasih di TPU Sewakul, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

1. Para pelaku berjenis kelamin laki-laki. Polisi juga periksa 7 saksi

3 Provokator Penolak Jenazah Perawat Kariadi Semarang Dibekuk Polisidiariolibre.com

Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Budi Hariyanto mengatakan ketiga pelaku berjenis kelamin laki-laki, sudah diamankan petugas untuk diperiksa lebih lanjut. Penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan keterangan yang diperoleh dari tujuh saksi di lokasi kejadian.

"Kita amankan tiga orang yang kita duga memprovokasi sehingga warga menolak acara pemakaman yang sudah sesuai SOP di Ungaran. Sudah ada tujuh saksi yang kita mintai keterangan," kata Budi saat dikonfirmasi IDN Times, Sabtu (11/4).

Baca Juga: Tolak Jenazah Perawat RSUP Kariadi, RT Sewakul: Aslinya Saya Tak Tega

2. Polisi jerat pelaku dengan pasal berlapis

3 Provokator Penolak Jenazah Perawat Kariadi Semarang Dibekuk PolisiIlustrasi penangkapan. IDN Times/Bagus F

Sejumlah barang bukti saat ini sedang diperiksa oleh penyidiknya. Termasuk bukti video viral yang menunjukan kerumunan warga menolak prosesi pemakaman jenazah Nuria di TPU Siwakul.

Budi menyatakan para pelaku kini dijerat pasal berlapis karena telah menghasut sekaligus mengganggu keamanan di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

"Tiga orang ini melanggar pasal 212, pasal 214 KUHP dan pasal 14 ayat 1 UU 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit.  Peran ketiganya sedang kita dalami saat ini," imbuh Budi.

3. Direskrimum Polda: Kita pastikan pemakaman jenazah pasien Corona sesuai SOP

3 Provokator Penolak Jenazah Perawat Kariadi Semarang Dibekuk PolisiDireskrimum bersama Kabid Humas Polda Jateng saat menunjukan barang bukti yang disita dari rumah penimbun masker di Semarang. IDN Times/Fariz Fardianto

Menurutnya provokasi yang dilakukan para pelaku sudah meresahkan masyarakat luas. Pihaknya pun menyadari bahwa kini ada kekhawatiran dari banyak orang terkait penyebaran virus corona.

"Namun demikian kita imbau masyarakat agar tidak resah. Karena semua proses pemakaman jenazah corona dari pihak pemerintah sudah menyiapkan SOP dan tata cara pemakaman yang amaan. Sehingga bisa dipastikan tidak menimbulkan penularan," terangnya.

"Kita juga ikut mengawal proses pemakamannya. Jadi pemerintah tidak ceroboh dan tetap memperhatikan keselamatan warganya. Paling tidak jangan sampai ada lagi penolakan ketika jenazah saudara kita yang akan dimakamkan," pungkasnya.

Baca Juga: Oknum Penolak Jenazah Perawat RS Kariadi Semarang akan Dipidana!

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Dhana Kencana

Berita Terkini Lainnya