Sungai Plumbon Semarang Meluap, 1.373 Warga Terdampak Banjir

- Sungai Plumbon Semarang meluap akibat hujan intensitas tinggi
- Tanggul Sungai Plumbon jebol, menyebabkan 1.373 warga terdampak banjir
- Ratusan rumah di sekitar kawasan sungai juga terdampak banjir
1. Tiga kawasan terendam banjir

Kawasan yang terendam banjir meliputi Mangkang Kulon, Mangunharjo Kecamatan Tugu, dan Wonosari Ngaliyan.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, lokasi atau permukiman warga yang terdampak banjir di antaranya Kampung Wonosari Perum Mangkang Indah Kelurahan Wonosari Kecamatan Ngaliyan, Mangkang Kulon, serta Mangunharjo RT 01, RT 06 dan RT 05.
‘’Hujan deras dengan intensitas tinggi pada kemarin sore, Kamis (15/1/2026), itu mengakibatkan Sungai Plumbon meluap dan berdampak rumah warga di permukiman Perum Mangkang Indah dan sekitarnya terendam banjir,’’ ungkapnya saat dikonfirmasi, Jumat (16/1/2026).
2. Ketinggian genangan sekitar 10–60 cm

Ketinggian genangan banjir di wilayah terdampak beragam, yakni sekitar 10–60 cm. Seperti di Wonosari RW 01 banjir terjadi setinggi 10–60 cm, Mangkang Kulon 20–40 cm, dan Jalan Kuda Wonosari 10–25 cm.
BPBD Kota Semarang mencatat, sebanyak 250 KK dan 680 warga terdampak di Perum Mangkang Indah. Kemudian di wilayah yang terendam di Mangkang Kulon, Tugu meliputi RT 02 RW 02, RT 01 RW 04, dan RT 05 RW 04.
Selanjutnya di kawasan Mangunharjo, sebanyak 280 KK, 693 warga serta 120 rumah warga terdampak banjir.
3. Lakukan evakuasi pada warga terdampak banjir

Pada kejadian tersebut BPBD Kota Semarang bersama Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi pada warga yang terdampak banjir.
‘’Warga terdampak sebagian masih bertahan di rumah masing-masing dan sebagian mengungsi di rumah saudaranya. Saat ini air genangan banjir berangsur surut dan perlu dilakukan pembersihan pasca banjir,’’ tandas Endro.


















