1.200 Personel Dikerahkan Lakukan Pencarian Korban Longsor Pekalongan

Pekalongan, IDN Times - Hari ketiga pencarian korban banjir dan longsor di Desa Kasimpar, Petungkriyono, Pekalongan sebanyak 1.200 orang personel dilibatkan untuk mencari korban dan membuka akses jalan ke lokasi bencana.
1. Sebanyak 1.200 personel diterjunkan lakukan pencarian korban

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya mengatakan hari ketiga pencarian korban longsor Tim SAR masih melanjutkan pencarian terhadap korban dan membuka akses jalan yang tertutup longsor. "Personel dikerahkan sekitar 1.200 orang, bertambah dua kali lipat karena kemarin sepanjang hari bertambah lagi jumlah personel, dan jumlahnya hari ini tercatat 1.200 orang," kata Rizky.
Fokus pencarian menurut Dandim yakni di sekitar rumah pak Carik Kasimpar yang menurutnya ada dua jalur longsor, kemudian di sekitar Kafe Alo. "Yang ketiga di aliran sungai Welo, karena yang kemarin itu pukul 17.00 kita temukan korban sudah dialiran sungai, jadi sekarang aliran sungai kita tambah personelnya dan kita perpanjang jalur pencariannya," katanya.
2. Update jumlah korban ada 21 meninggal

Sementara untuk sektor keempat yakni berupaya membuka akses jalan ke lokasi bencana yang tertutup longsor. Pasalnya kondisi jalan tertimbun longsor dan alat berat belum bisa masuk untuk membersihkan, pembersihan dari area bencana hingga saat ini masih dilakukan secara manual.
Sementara itu untuk jumlah korban hingga Selasa malam menurut Rizky yakni sebanyak 21 orang meninggal,kemudian yang masih dalam pencarian 5 orang, 13 orang luka-luka. "Kemudian yang dilaporkan hilang 2 orang itu selamat dan sudah kembali ke rumahnya, jadi sekarang fokus pencarian ke lima orang korban," katanya.
3. Dibagi menjadi empat sektor

Timsar gabungan dibagi menjadi empat sektor, Budiono, Kepala Kantor Basarnas Semarang mengatakan ada empat sektor yang menjadi konsentrasi evakuasi pada Kamis (23/1/2025).
Sektor pertama yakni pencarian korban di area rumah Pak Carik Kasimpar di tempat ini dikabarkan sebelum datangnya bencana ada belasan orang yang sedang berteduh,sektor kedua yakni area kafe Alo yang juga pada saat kejadian ada belasan hingga puluhan pengunjung. "Sektor pertama di sekitar area rumah pak carik yang kedua di sekitar kafe Alo dan kolam pemancingan," katanya.
Sedangkan sektor ketiga yakni personel SAR gabungan melakukan pencarian di sepanjang Sungai Welo hingga ke jembatan putus. Sedangkan sektor keempat yakni membuka akses jalan menuju ke lokasi. "Itu ada alat berat yang sekarang sudah ada empat unit dengan dilengkapi personel sehingga dapat membuka akses sehingga dapat menjangkau lokasi kejadian," kata Budiono.


















