Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
1.400 UMKM GrabMerchant Diajari Pakai AI hingga Strategi Iklan Digital
Grab dan OVO Finansial menyelenggarakan Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) Spesial Ulang Tahun 2026 bagi Mitra GrabMerchant di 10 kota di Indonesia. (dok. Grab Indonesia)
  • Grab dan OVO Finansial menggelar Teras Perwira 2026 di 10 kota, membekali 1.400 Mitra GrabMerchant dengan edukasi bisnis dan finansial sepanjang Agustus hingga awal September.
  • Peserta mempelajari GrabAds, BisaMatika untuk menghitung HPP dan biaya, serta Asisten AI GrabMerchant untuk membahas performa toko, menu, promosi, tren, dan perilaku konsumen.
  • Program juga membahas literasi keuangan, GrabModal, dan fitur Jeda Bayar; pengguna GrabAds Geprek Yuksss melaporkan pendapatan tumbuh lebih dari 120 persen dalam setahun terakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Grab dan OVO mengajari 1.400 pemilik usaha kecil di 10 kota, termasuk Semarang. Mereka belajar pasang iklan di internet, menghitung harga makanan, dan memakai AI untuk bertanya soal toko. Adli, pemilik Geprek Yuksss, bilang uang jualannya naik lebih dari 120 persen setelah memakai GrabAds. Mereka juga belajar mengatur uang usaha.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan produk yang enak dan harga murah. Kemampuan membaca perilaku konsumen, menghitung harga jual secara tepat, hingga memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting untuk menjaga bisnis tetap bertahan.

1. Teras Perwira jangkau 10 kota

Grab dan OVO Finansial menyelenggarakan Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) Spesial Ulang Tahun 2026 bagi Mitra GrabMerchant di 10 kota di Indonesia. (dok. Grab Indonesia)

Hal tersebut menjadi fokus rangkaian Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) yang digelar Grab dan OVO Finansial di 10 kota di Indonesia, salah satunya Kota Semarang.

Sebanyak 1.400 Mitra GrabMerchant mendapatkan edukasi bisnis dan finansial melalui program yang berlangsung sepanjang Agustus hingga awal September 2026 tersebut.

Sepuluh kota yang menjadi lokasi kegiatan yakni Medan, Bandung, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Jakarta.

Mengusung tema “Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya”, program tersebut memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Rangkaian Teras Perwira 2026 dibuka di Makassar pada 19 Agustus dan ditutup di Palembang serta Semarang pada 7 September 2026.

2. Merchant belajar hitung harga jual hingga pakai AI

Salah satu merchant bisnis Grab sedang melayani pesanan pengunjung saat Festival Megahedon (Dok. Grab)

Dalam kegiatan tersebut, merchant tidak hanya mendapat materi mengenai pemasaran. Mereka juga dibekali sejumlah perangkat yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis sehari-hari.

Salah satunya strategi pemasaran digital melalui GrabAds untuk meningkatkan visibilitas produk dan menjangkau konsumen yang lebih tepat.

Merchant juga diperkenalkan dengan BisaMatika, yang dapat digunakan untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya layanan, serta komisi promosi.

Pembekalan tersebut diarahkan agar pelaku usaha tidak asal menentukan harga jual produk di platform digital. Perhitungan biaya yang lebih akurat dinilai penting agar promosi dan peningkatan penjualan tidak justru menggerus keuntungan.

Selain itu, merchant dikenalkan dengan Asisten AI GrabMerchant yang dapat dimanfaatkan sebagai konsultan bisnis virtual. Teknologi tersebut dapat diajak berdiskusi mengenai performa toko, inspirasi menu, strategi promosi, hingga tren dan perilaku konsumen.

Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho mengatakan, perubahan pilihan dan perilaku konsumen membuat merchant perlu memastikan produknya tidak hanya relevan, tetapi juga mudah ditemukan oleh calon pembeli.

“Merchant perlu memahami tren dan perilaku konsumen, meningkatkan visibilitas produk, berinovasi melalui kolaborasi, serta memanfaatkan data dan teknologi seperti GrabAds dan Asisten AI GrabMerchant,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, pembekalan melalui Teras Perwira diarahkan agar merchant dapat menjalankan bisnis secara lebih adaptif dan berkelanjutan.

3. Merchant bagikan pengalaman pendapatan tumbuh 120 persen

UMKM yang menggunakan layanan GrabFood (Dok. Grab)

Salah satu peserta yang membagikan pengalaman pemanfaatan teknologi digital adalah Adli Abu Abdillah, pemilik Geprek Yuksss.

Adli mengatakan, persaingan bisnis kuliner membuat pelaku usaha harus terus mencari cara untuk mempertahankan pelanggan sekaligus mendatangkan konsumen baru.

Salah satu strategi yang digunakan adalah GrabAds. Setelah menggunakannya bersama sejumlah strategi bisnis lainnya, pendapatan Geprek Yuksss disebut tumbuh lebih dari 120 persen dalam satu tahun terakhir.

“Awalnya kami memang mencari cara yang efektif agar bisa mendapatkan lebih banyak pembeli. Setelah mencoba GrabAds, ternyata jumlah pelanggan semakin bertambah,” katanya.

Selain pemasaran dan teknologi, Teras Perwira 2026 juga membawa materi mengenai literasi keuangan. Merchant mendapat edukasi mengenai pengelolaan kebutuhan usaha serta pilihan pendanaan melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial.

Grab menyebut hingga saat ini GrabModal by OVO Finansial telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp6 triliun kepada lebih dari 445.000 mitra UMKM dan mitra pengemudi dalam ekosistem Grab.

Merchant juga diperkenalkan dengan fitur Jeda Bayar, yang memberikan kelonggaran pembayaran sementara dalam kondisi tertentu, seperti ketika merchant sakit, menghadapi kepentingan keluarga, atau mengalami kedukaan.

Melalui program tersebut, Grab dan OVO Finansial mendorong merchant untuk memadukan kemampuan bisnis konvensional dengan pemanfaatan teknologi dan pengelolaan keuangan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article