Semarang, IDN Times – Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan produk yang enak dan harga murah. Kemampuan membaca perilaku konsumen, menghitung harga jual secara tepat, hingga memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting untuk menjaga bisnis tetap bertahan.
1.400 UMKM GrabMerchant Diajari Pakai AI hingga Strategi Iklan Digital

1. Teras Perwira jangkau 10 kota
Hal tersebut menjadi fokus rangkaian Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha) yang digelar Grab dan OVO Finansial di 10 kota di Indonesia, salah satunya Kota Semarang.
Sebanyak 1.400 Mitra GrabMerchant mendapatkan edukasi bisnis dan finansial melalui program yang berlangsung sepanjang Agustus hingga awal September 2026 tersebut.
Sepuluh kota yang menjadi lokasi kegiatan yakni Medan, Bandung, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Jakarta.
Mengusung tema “Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya”, program tersebut memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Rangkaian Teras Perwira 2026 dibuka di Makassar pada 19 Agustus dan ditutup di Palembang serta Semarang pada 7 September 2026.
2. Merchant belajar hitung harga jual hingga pakai AI
Dalam kegiatan tersebut, merchant tidak hanya mendapat materi mengenai pemasaran. Mereka juga dibekali sejumlah perangkat yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis sehari-hari.
Salah satunya strategi pemasaran digital melalui GrabAds untuk meningkatkan visibilitas produk dan menjangkau konsumen yang lebih tepat.
Merchant juga diperkenalkan dengan BisaMatika, yang dapat digunakan untuk menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), biaya layanan, serta komisi promosi.
Pembekalan tersebut diarahkan agar pelaku usaha tidak asal menentukan harga jual produk di platform digital. Perhitungan biaya yang lebih akurat dinilai penting agar promosi dan peningkatan penjualan tidak justru menggerus keuntungan.
Selain itu, merchant dikenalkan dengan Asisten AI GrabMerchant yang dapat dimanfaatkan sebagai konsultan bisnis virtual. Teknologi tersebut dapat diajak berdiskusi mengenai performa toko, inspirasi menu, strategi promosi, hingga tren dan perilaku konsumen.
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho mengatakan, perubahan pilihan dan perilaku konsumen membuat merchant perlu memastikan produknya tidak hanya relevan, tetapi juga mudah ditemukan oleh calon pembeli.
“Merchant perlu memahami tren dan perilaku konsumen, meningkatkan visibilitas produk, berinovasi melalui kolaborasi, serta memanfaatkan data dan teknologi seperti GrabAds dan Asisten AI GrabMerchant,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, pembekalan melalui Teras Perwira diarahkan agar merchant dapat menjalankan bisnis secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
3. Merchant bagikan pengalaman pendapatan tumbuh 120 persen
Salah satu peserta yang membagikan pengalaman pemanfaatan teknologi digital adalah Adli Abu Abdillah, pemilik Geprek Yuksss.
Adli mengatakan, persaingan bisnis kuliner membuat pelaku usaha harus terus mencari cara untuk mempertahankan pelanggan sekaligus mendatangkan konsumen baru.
Salah satu strategi yang digunakan adalah GrabAds. Setelah menggunakannya bersama sejumlah strategi bisnis lainnya, pendapatan Geprek Yuksss disebut tumbuh lebih dari 120 persen dalam satu tahun terakhir.
“Awalnya kami memang mencari cara yang efektif agar bisa mendapatkan lebih banyak pembeli. Setelah mencoba GrabAds, ternyata jumlah pelanggan semakin bertambah,” katanya.
Selain pemasaran dan teknologi, Teras Perwira 2026 juga membawa materi mengenai literasi keuangan. Merchant mendapat edukasi mengenai pengelolaan kebutuhan usaha serta pilihan pendanaan melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial.
Grab menyebut hingga saat ini GrabModal by OVO Finansial telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp6 triliun kepada lebih dari 445.000 mitra UMKM dan mitra pengemudi dalam ekosistem Grab.
Merchant juga diperkenalkan dengan fitur Jeda Bayar, yang memberikan kelonggaran pembayaran sementara dalam kondisi tertentu, seperti ketika merchant sakit, menghadapi kepentingan keluarga, atau mengalami kedukaan.
Melalui program tersebut, Grab dan OVO Finansial mendorong merchant untuk memadukan kemampuan bisnis konvensional dengan pemanfaatan teknologi dan pengelolaan keuangan.
Curated For You
- Grab Kenalkan Fitur AI Terbaru, Bantu Pengguna hingga Berdayakan Usaha09 Apr 2026, 21:38 WIB
- Grab Kenalkan GERCEP, 3 Kanal Baru untuk Lindungi Mitra Pengemudi03 Sep 2025, 11:47 WIB