Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1.638 Pemudik Gratis Dengan Kapal Perang Banjarma Tiba di Semarang
Sebanyak 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (28/3/2025). (Dok. Pemkot Semarang)

Semarang, IDN Times - Sebanyak 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (28/3/2025). Mereka memanfaatkan program mudik gratis dengan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin-592.

1. Bawa 499 sepeda motor

Sebanyak 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (28/3/2025). (Dok. Pemkot Semarang)

Komandan KRI Banjarmasin–592, Kolonel Laut (P) Yohanes B. Cahyono mengatakan, terdapat 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor dari Jakarta dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang memanfaatkan program mudik gratis dengan kapal perang.

“Kami telah menyiapkan satu kapal Kapal Perang Banjarmasin–592 seperti tahun-tahun sebelumnya untuk perjalanan mudik dan balik gratis. Kapal perang ini akan melakukan perjalanan balik ke Jakarta dari Surabaya pada Sabtu (5/4/2025) dan tiba di Dermaga Nusantara 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Minggu (6/4/2025), dan sampai di Jakarta pada Senin (7/4/2025),” ungkapnya.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng dan jajarannya turut menyambut ribuan pemudik gratis yang tiba di kampung halaman Ibu Kota Jawa Tengah

"Saya mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada TNI AL yang telah berkontribusi menyelenggarakan program mudik gratis. Ini membuktikan pemerintah sangat menyayangi dan memperhatikan masyarakatnya. Saya ucapkan selamat datang di Kota Semarang, jangan lupa tetap bahagia, dan sampaikan salam hormat kami kepada keluarga," ujarnya.  

2. Pemudik senang selama di kapal

Sebanyak 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (28/3/2025). (Dok. Pemkot Semarang)

Dirinya menyebutkan bahwa perjalanan dengan kapal perang tersebut tanpa dipungut biaya serta didukung fasilitas yang nyaman bagi para pemudik.

"Fasilitas yang disiapkan TNI AL full. Makan gratis, tidur gratis, tiket gratis, ada dokter dan ruang perawatannya, bahkan ada helikopter yang standby," katanya.

Agustina pun mengungkapkan, dua kebahagiaannya sekaligus. Pertama, wajah ceria para pemudik dan kedua, mendapat kabar mereka senang di dalam kapal.

"Luar biasa, katanya yang di dalam (kapal) happy-happy. Panjenengan ini termasuk sedikit warga Kota Semarang yang bisa menikmati kapal perang. Saya sendiri belum pernah naik dan merasakan," tuturnya.

3. Fasilitasi 2 bus untuk angkut pemudik kapal

Petugas Pelni Semarang sibuk melayani pemudik dari KM Lawit di Pelabuhan Tanjung Emas. (IDN Times/Dok Humas Pelni Semarang)

Salah satu pemudik KRI Banjarmasin-592, Heru Utomo mengaku bersyukur bisa menjajal mudik naik kapal perang bersama keluarganya. Ia merasa nyaman bisa pulang ke Salatiga melalui jalur laut.

"Perasaan saya senang dan bahagia karena semuanya gratis, fasilitas lengkap, recommended banget. Terima kasih TNI AL!" ucapnya.

Sementara itu, Danlanal Semarang Letkol Laut (P), Akbar Abdullah mengatakan, pihaknya bersama Pemerintah Kota Semarang memfasilitasi dua bus untuk mengangkut penumpang yang tidak membawa kendaraan. Rencananya mereka akan diantar ke Terminal Terboyo dan Stasiun Tawang guna mempermudah akses pemudik bertemu keluarga.

Editorial Team

Related Article