Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 yang digelar di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
Dengan semua persiapan dan ekosistem halal yang makin matang, Jawa Tengah kini punya mimpi besar di tahun 2027. Yakni menjadi destinasi pariwisata ramah muslim idaman. Taj yasin menyebutkan, banyak turis mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, senang berkunjung ke Indonesia karena merasa nyaman dengan jaminan kehalalannya.
Salah satu jurus andalannya adalah mengembangkan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) di berbagai pusat wisata. Bayangkan aja, kamu bisa jalan-jalan menikmati keindahan alam sambil kulineran tanpa perlu waswas soal kehalalan dan kebersihan makanannya. Asyik banget, kan?
"Jujur awalnya datang ke sini cuma mau hunting jajanan kuliner. Tapi pas mampir ke area booth Halal Experience, aku jadi benar-benar melek dan dikenalkan lebih dalam soal gaya hidup halal. Ternyata cakupannya luas banget, nggak cuma soal makanan, tapi sampai ke urusan fesyen dan cara bisnis yang berkah. Edukasinya benar-benar daging banget buat anak muda!," kata salah satu pengunjung FAJAR 2026 asal Semarang, Indri.
Jadi, memajukan ekonomi syariah itu butuh kerja bareng yang asyik dari semua pihak, dari mulai produsen, pemerintah, sampai kita sebagai konsumen. Semua langkah ini bukan sekadar mengejar tren, tapi benar-benar buat naikin kelas dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Nah, ngomong-ngomong soal wisata ramah muslim, daerah mana nih di Jawa Tengah yang menurutmu paling cocok buat dijadikan pilot project destinasi wisata halal terbaik? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya!,