Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Kerja Sampingan Mahasiswa di Solo, Kuliah Aman Kantong Tembus Rp2 Juta!

5 Kerja Sampingan Mahasiswa di Solo, Kuliah Aman Kantong Tembus Rp2 Juta!
Lanskap Kota Surakarta. (Dok. Pemprov Jateng)
Intinya Sih
  • Biaya hidup di Kota Solo yang terkenal murah kini diimbangi oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi kreatif, digital, dan kuliner, membuka peluang emas bagi mahasiswa untuk meraih kemandirian finansial.

  • Hanya dengan mengandalkan sistem shift paruh waktu atau freelance akhir pekan, mahasiswa bisa mengantongi Rp1,5 juta hingga di atas Rp2 juta per bulan tanpa mengorbankan jadwal kuliah.

  • Pilihan kerjanya sangat beragam dan minim tekanan, mulai dari menjadi barista di sekitar kampus, guru les privat, kru event organizer, hingga membuka jasa akademik mandiri.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kuliah di Kota Surakata atau Solo memang punya keistimewaan tersendiri. Harga nasi sayur yang masih ramah di kantong dan biaya hidup yang tergolong miring bikin rindu kampung halaman sedikit terobati. Tapi, mari kita jujur: pengeluaran tak terduga seperti fotokopi bahan kuliah, nongkrong nugas di kafe, sampai checkout keranjang e-commerce kadang bikin uang saku bulanan menguap sebelum pertengahan bulan. Mau minta tambah ke orang tua rasanya sungkan, tapi kalau cuma diam, dompet makin kritis.

Jangan khawatir! Di balik ketenangannya, Kota Solo saat ini sedang mengalami ledakan ekonomi kreatif, kuliner, dan digital yang luar biasa. Ekosistem ini melahirkan banyak pekerjaan dengan jam kerja fleksibel yang ramah bagi mahasiswa. Siapa bilang mahasiswa Kota Bengawan cuma bisa pasrah pada kiriman bulanan? Yuk, sontek lima rekomendasi kerja sampingan (side hustle) realistis di Solo yang bisa bikin kamu mengantongi Rp2 juta per bulan tanpa perlu bolos kelas!

1. Part-Time Barista atau Service Staff di Kafe Hits

ilustrasi barista
ilustrasi barista (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Menjamurnya budaya ngopi bikin industri coffee shop di Solo berkembang pesat, terutama di kawasan padat mahasiswa seperti UNS (Kentingan), UMS (Pabelan), hingga daerah Solo Baru. Kabar baiknya, banyak kafe estetik yang secara khusus mencari mahasiswa untuk mengisi posisi part-time dengan sistem shift.

Pekerjaan ini biasanya hanya menuntut komitmen waktu 4–5 jam per shift, yang bisa kamu ambil saat sore atau akhir pekan. Dengan mengandalkan penyesuaian UMK lokal, omzet bulanan yang bisa kamu kantongi berkisar antara Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per bulan.

Tips krusial: Jangan cuma menunggu bola. Coba titipkan CV kamu secara langsung ke kafe-kafe yang baru soft opening, atau pantau akun Instagram lowongan kerja lokal yang aktif di media sosial seperti @loker_solo dan @lokersurakarta.

2. Guru Les Privat (Private Tutor) Anak Sekolah

ilustrasi guru les sedang memberikan pelajaran (pexels.com/August de Richelieu)
ilustrasi guru les sedang memberikan pelajaran (pexels.com/August de Richelieu)

Banyaknya keluarga di Solo yang memprioritaskan pendidikan anak menciptakan permintaan yang tidak pernah sepi untuk jasa les privat. Jika kamu punya penguasaan materi dasar yang solid, menjadilah guru les untuk anak SD hingga SMA di mata pelajaran seperti Matematika, IPA, atau Bahasa Inggris.

Bayaran per sesinya tergolong lumayan, yaitu Rp50.000 hingga Rp100.000 per sesi (durasi 1,5 sampai 2 jam). Jika kamu rutin mengambil 6–8 sesi dalam seminggu di jam pulang sekolah (pukul 16.00–20.00), pundi-pundi sebesar Rp1.200.000 hingga Rp3.200.000 per bulan bisa masuk ke rekeningmu dengan mudah.

Kamu bisa mendaftar ke lembaga bimbingan belajar lokal yang sudah mapan seperti Kaffah College atau Nusantara Belajar. Alternatifnya, pasang iklan mandiri lewat status WhatsApp dan grup Facebook info warga di lingkungan sekitar tempat tinggalmu.

3. Content Creator atau Admin Medsos UMKM Lokal

ilustrasi konten kreator lari (freepik/freepik)

Solo adalah rumah bagi ratusan UMKM, brand pakaian, hingga spot kuliner legendaris yang butuh eksistensi di dunia maya namun belum sanggup membayar agensi periklanan besar. Ini adalah celah emas bagi kamu yang jago merangkai caption dan paham algoritma FYP.

Tarif jasa pengelolaan media sosial paruh waktu di Solo rata-rata berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 per klien. Cukup memegang 1 sampai 2 klien saja, target dua jutaan per bulan langsung tercapai. Waktunya pun sangat fleksibel; kamu bisa melakukan shooting video TikTok atau Reels secara borongan di akhir pekan, lalu menjadwalkan unggahannya di hari kerja.

Mulailah menyapa akun-akun kuliner atau butik lokal Solo di Instagram maupun TikTok lewat DM, lalu tawarkan portofolio konten buatanmu secara profesional.

4. Kru Event Freelance (Wedding atau Event Organizer)

ilustrasi visual event organizer
ilustrasi visual event organizer (freepik.com/tirachardz)

Dikenal sebagai kota budaya dan pusat perhelatan akbar, Solo tidak pernah kehabisan acara—mulai dari konser musik di Stadion Manahan atau De Tjolomadoe, hingga pesta pernikahan adat Jawa berskala besar (nduwe gawe). Bisnis Event Organizer (EO) dan Wedding Organizer (WO) selalu kelaparan mencari tenaga kerja muda yang gesit di akhir pekan.

Bayaran harian sebagai kru event berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000 per hari. Jika kamu sanggup mengamankan 6 sampai 8 event dalam sebulan, uang sebesar Rp1.200.000 hingga Rp2.800.000 per bulan otomatis jadi milikmu. Waktu kerjanya pun didominasi pada Jumat malam, Sabtu, dan Minggu, sehingga nol gangguan terhadap jadwal kuliah harian.

Segera follow dan kirimkan DM ke berbagai WO dan EO hits di Solo, lalu minta nama kamu dimasukkan ke dalam daftar freelancer panggilan mereka.

5. Jasa Akademik dan Kreatif Jalur "Ordal" Kampus

ilustrasi hobi desain grafis
ilustrasi hobi desain grafis (pexels.com/Sasha Kim)

Mengapa harus mencari klien jauh-jauh kalau teman seangkatanmu adalah pasar potensial yang paling menggiurkan? Manfaatkan jejaring pertemanan di kampusmu sendiri. Jika kamu punya keahlian tajam di bidang desain grafis, pengolahan data statistik (SPSS atau AMOS), hingga jasa terjemahan profesional, tawarkanlah kepada mereka yang sedang pusing mengerjakan tugas akhir.

Potensi pendapatannya sangat terukur: Rp100.000 per aset desain atau Rp500.000 hingga Rp1.500.000 per proyek analisis data skripsi. Menyelesaikan dua sampai tiga proyek saja dalam sebulan sudah cukup untuk melampaui angka dua juta rupiah. Keunggulan utamanya: sistem kerja 100% remote dan waktunya bisa kamu atur sendiri di sela-sela jam nugas.

Promosikan keahlianmu lewat grup Telegram angkatan, sirkel Twitter/X kampus, hingga menempelkan pamflet estetik di mading fakultas.

Menjadi mahasiswa mandiri secara finansial di Solo bukanlah sebuah misi mustahil. Dengan kombinasi biaya hidup yang murah dan pemilihan side hustle yang presisi, kamu bisa mengumpulkan dana darurat, membayar UKT sendiri, atau sekadar bisa jajan enak tanpa membebani orang tua.

Kini, kuncinya tinggal menyesuaikan dengan modal skill dan sisa energimu. Nah, dari kelima peluang cuan di atas, mana nih yang paling memanggil jiwa mendang-mendingmu? Mau jadi pahlawan skripsi jalur olah data, atau tampil necis jadi kru WO di akhir pekan? Yuk, tuliskan rencana kerja sampingan impianmu di kolom komentar di bawah!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana

Latest News Jawa Tengah

See More