Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Awal Ramadan, Petugas Mulai Lakukan Ramcek Bus di Terminal Jateng

Awal Ramadan, Petugas Mulai Lakukan Ramcek Bus di Terminal Jateng
Terminal Penumpang Tipe A Samarinda Seberang, Kalimantan Timur (Kaltim). (dok. Kemenhub)
Share Article

Semarang, IDN Times - Memasuki awal Bulan Ramadan 1445 Hijriyah, sejumlah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah mulai menggelar pemeriksaan fisik (ramcek) terhadap armada bus yang melewati terminal tipe A dan tipe B. 

Tahapan ramcek diadakan rutin saban hari untuk memeriksa kelayakan jalan hingga kelengkapan surat dokumen perjalanan. 

1. Ada lima sampai 10 bus yang diperiksa saban hari

ilustrasi bus mudik gratis (instagram.com/pt.ans.official)
ilustrasi bus mudik gratis (instagram.com/pt.ans.official)

Pelaksana Harian Kepala Dishub Jateng, Erry Derima menuturkan tahapan ramcek menjadi bagian penting agar keselamatan para penumpang dapat terjaga dengan baik sekaligus sebagai langkah mendukung aturan berlalu lintas. 

"Per hari (ramcek) pada 5-10 armada bus. Bus yang masuk terminal dilakukan ramcek," ujar Erry kepada IDN Times, Rabu (13/3/2024). 

2. Ramcek juga diadakan di garasi bus

Kemenhub sediakan 722 unit bus untuk program Mudik Gratis 2024 (dok. Kemenhub)
Kemenhub sediakan 722 unit bus untuk program Mudik Gratis 2024 (dok. Kemenhub)

Saat ini terminal tipe A yang ada di Jawa Tengah sejumlah 18 titik dan ada 22 terminal tipe B. Erry menjelaskan terminal tipe A merupakan kategori terminal yang dikelola langsung oleh pemerintah pusat melalui Kemenhub. Sedangkan terminal tipe B adalah jenis terminal yang dikelola oleh Pemprov Jawa Tengah dan pemerintah kabupaten/kota.

Erry juga menjelaskan proses ramcek juga kerap dilakukan di masing-masing pool garasi milik perusahaan otobus. 

"Moda angkutan darat yang lewati wilayah kita rutin diadakan ramcek. Baik itu di terminal tipe B, terminal tipe A dan pool garasi kendaraan. Beda-beda jumlahnya yang diperiksa. Tetapi yang pasti jumlah bus diperiksa saat momen arus mudik Lebaran ada penambahan dan saat arus balik tentu ada upaya lebih pengetatan dari pihak terminal," ujar Erry. 

3. Pemeriksaan kesehatan bagi sopir libatkan Dinkes dan BNNP

Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Agus Rohmad menandatangani perjanjian kerjasama peningkatan perlindungan narapidana anak di Lapas Bulu Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Kepala BNNP Jateng Brigjen Pol Agus Rohmad menandatangani perjanjian kerjasama peningkatan perlindungan narapidana anak di Lapas Bulu Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Tak cuma itu saja, Erry juga mengemukakan pemeriksaan kesehatan dilakukan bagi para awak bus terutama sopir untuk mengetahui apakah yang bersangkutan dalam kondisi sehat saat bekerja dan bebas narkoba. 

Untuk pemeriksaan bagi sopir bus, katanya melibatkan Dinas Kesehatan tiap daerah dan BNNP untuk mengadakan tes urine. 

"Kadang kadang bersama Dinkes juga dilakukan tes kesehatan ke pengemudinya. Termasuk tes narkoba dan tes fisik pengemudinya, biasanya kami gandeng juga BNNP. Dan tahapan ramcek juga kita lakukan di tempat-tempat wisata H-7 sampai H+7 Lebaran," akunya. 

4. Para pemudik diimbau cek kendaraan pribadi

Seorang sopir rental Blue Bird saat berada di pelataran parkir Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Seorang sopir rental Blue Bird saat berada di pelataran parkir Bandara Ahmad Yani Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Saat arus mudik nanti, pihaknya mengimbau kepada para pemudik di jalur darat guna berhati-hati selama perjalanan. Bagi pemudik yang membawa kendaraan pribadi perlu dicek kondisi kendaraannya demi meningkatkan keselamata di perjalanan.

"Untuk para pihak pelayanan moda transportasi laut dan moda udara sebaiknya ikuti imbauan cuaca dari BMKG dan syahbandar pelabuhan apabila memang diizinkan berangkat, baru beroperasi," terangnya. 

Share Article
Curated For You

Sambut Ramadan, Ini Kesiapan Pertamina Patra Niaga untuk DIY - Jateng

08 Mar 2024, 13:15 WIBNews
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
3+
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More