Pendaftaran Borobudur Marathon 2026 Dibuka Hari Ini! Kuota 12.500 Pelari

- Pendaftaran Borobudur Marathon 2026 dibuka 10 Juli dengan sistem ballot, mengusung tema 'Decade of Legacy' dan berlangsung 15 November di kawasan Candi Borobudur.
- Kuota peserta mencapai 12.500 pelari, hasil kolaborasi Pemprov Jawa Tengah, Bank Jateng, dan Yayasan Borobudur Marathon untuk menampung antusiasme tinggi komunitas lari nasional maupun internasional.
- Ajang ini diharapkan memberi dampak ekonomi besar bagi warga lokal melalui partisipasi UMKM kuliner, sektor pariwisata, serta industri perhotelan di sekitar kawasan Borobudur.
Semarang, IDN Times - Kabar gembira buat Sedulur pencinta olahraga lari di seluruh penjuru tanah air! Ajang lari tahunan paling bergengsi, Bank Jateng Borobudur Marathon 2026, dijadwalkan bakal kembali menggebrak kawasan cagar budaya Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pihak penyelenggara secara resmi mengumumkan jadwal puncak balapan yang akan jatuh pada tanggal 15 November mendatang.
Kabar baiknya lagi, kuota peserta untuk edisi kali ini dipastikan melimpah. Kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bank Jateng, Yayasan Borobudur Marathon, menyediakan slot total sebanyak 12.500 peserta. Jumlah fantastis ini dipersiapkan untuk menampung tingginya antusiasme komunitas lari yang selalu menanti-nanti event akbar ini setiap tahunnya.
1. Pendaftaran mulai dibuka pada 10 Juli 2026

Rencananya, pendaftaran BJBM gelaran 2026 dibuka mulai 10 Juli 2026, melalui sistem ballot atau undian. Ajang yang mengusung tema “Decade of Legacy” itu akan digelar pada 15 November 2026, di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, dengan tiga nomor lomba, yakni 10 kilometer, half marathon (21 kilometer), dan marathon (42 kilometer).
Tidak sekadar ajang adu kecepatan, Borobudur Marathon telah berevolusi menjadi ajang olahraga massal yang paling dinanti karena kehangatan warga lokalnya. Sambutan meriah penduduk di sepanjang rute lari terbukti memberikan kesan mendalam yang sangat positif bagi para pelari luar daerah dan mancanegara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, penambahan kuota dilakukan untuk memberi kesempatan lebih luas kepada pelari, yang selama ini belum berhasil memperoleh slot.
“Tahun 2026 ini dibuka pesertanya 12.500,” kata Sumarno, seusai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dalam peluncuran BJBM 2026, di Balkondes Ngadiharjo Ngabean, Kabupaten Magelang, Rabu (8/7/2026) malam.
Memasuki satu dekade penyelenggaraan, menurut Sumarno, Borobudur Marathon telah berkembang menjadi lebih dari sekadar perlombaan lari. Ajang itu menjadi bagian dari strategi Pemprov Jawa Tengah untuk mengampanyekan gaya hidup sehat, memperkuat sport tourism (pariwisata olahraga), sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
2. Berikan 'Multiplier Effect' bagi Ekonomi Warga Lokal

Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menyatakan bahwa ajang ini konsisten memberikan kontribusi manfaat perekonomian yang masif kepada sektor pariwisata dan industri keramahtamahan (hospitality). Pada perhelatan tahun ini, program Bank Jateng Pawone bahkan merangkul sedikitnya 70 pelaku kuliner UKM lokal yang sudah dikurasi untuk menyediakan jajanan pasar menarik bagi para peserta.
Sementara itu Sumarno berharap, semakin banyak pelari yang datang bersama keluarga dan menikmati destinasi wisata di kawasan Borobudur. Dengan begitu, manfaat ekonomi tidak hanya dirasakan penyelenggara, tetapi juga pelaku UMKM, hotel, restoran, homestay, hingga masyarakat sekitar. Pada penyelenggaraan 2025 lalu, perputaran uangnya mencapai Rp67 miliar. “Kami berharap mudah-mudahan (tahun ini) bisa tembus Rp100 miliar,” tandasnya.
Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An mengatakan, sejak awal penyelenggaraan, cita-cita terbesar yang ingin diwujudkan adalah menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekitar Borobudur.
Menurutnya, dampak yang kini dirasakan warga menjadi bukti Borobudur Marathon telah tumbuh menjadi milik bersama, dan membawa manfaat nyata bagi lingkungan.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo menyebut, Borobudur Marathon kini telah menjadi salah satu event lari yang paling dinanti para pelari. Pada penyelenggaraan tahun lalu, peserta datang dari 39 negara, sementara sekitar 10.000 warga ikut memberikan semangat di sepanjang lintasan.
3. Alokasi Kuota Peserta untuk tahun 2026

Berikut adalah detail persebaran kuota dan kesiapan akomodasi untuk kompetisi tahun ini:
Total Slot Tersedia
Target Kuota: 12.500 pelari dari dalam maupun luar negeri.
Kategori Perlombaan
Sektor Lintasan: Terbagi rata untuk kelas 10K, Half Marathon, dan Full Marathon.
Jalur Pendaftaran
Sistem Seleksi: Informasi resmi mengenai pembukaan registrasi tiket akan diumumkan berkala oleh pihak Yayasan Borobudur Marathon.




















