Semarang, IDN Times - Gelojak ekonomi yang tak berkesudahan benar-benar membuat para pengembang perumahan kelimpungan.
Bahkan, para pengembang perumahan bersubsidi menyebut belakangan yang bikin repot ialah melambungnya harga bahan bangunan.
Harga bahan bangunan telah dirasakan merangkak naik sejak Maret 2026 silam. Menurut Ketua Himpunan Pengembangan Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah, Sugiyatno, sampai bulan ini saja harga bahan bangunan telah naik kisaran 20 persen.
"Kenaikan (harga bahan bangunan) sejak Maret. Terus berlanjut bulan April naiknya juga bertahap. Sampai sekarang harganya sudah naik 20 persen dari kondisi tahun lalu," kata Sugiyatno kepada wartawan, Rabu (24/7/2026).
