Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang mendorong penggunaan bantuan operasional Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) pada tahun 2026 untuk penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan bank sampah di tingkat RW.
Bantuan Operasional RT di Semarang Diimbau untuk Bangun Bank Sampah

1. Pengelolaan sampah di masyarakat
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, selama menjabat pihaknya memprioritas pembangunan melalui pengelolaan lingkungan hidup. Maka itu, bantuan operasional RT ini dapat dipakai untuk mendukung program ketahanan pangan dan lingkungan.
"Tema pembangunan Kota Semarang tahun ini adalah ketahanan pangan dan lingkungan hidup, sehingga penggunaan dana Rp25 juta diarahkan mendukung program tersebut," ungkapnya, Senin (25/5/2026).
Pembangunan bank sampah di tingkat RW ini merupakan upaya memperkuat pengelolaan sampah di masyarakat. Sebab, pembangunan fasilitas tersebut dapat membuka peluang pembentukan titik pengelolaan sampah baru di lingkungan masyarakat.
2. Sebagai titik pengelolaan baru
"Kami mendorong seluruh RW memiliki bank sampah, baik memanfaatkan fasilitas yang sudah ada maupun membentuk titik pengelolaan baru," kata Agustina.
Selain itu, Pemkot Semarang juga menyiapkan pelatihan pengolahan sampah agar memiliki nilai ekonomis bagi warga. Program tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah rumah tangga.
‘’Saat ini Kota Semarang juga terlibat dalam sejumlah program pengolahan sampah menjadi energi, termasuk pengolahan sampah menjadi listrik dan bahan bakar alternatif,’’ ujarnya.
3. Dukung ketahanan pangan
Selanjutnya, selain pengelolaan sampah, bantuan operasional RT juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan kosong dan pekarangan rumah.
Warga didorong menanam sayuran maupun kebutuhan dapur harian untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
"Program ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah sederhana seperti memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan kebutuhan dapur harian," tandas Agustina.