Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Banyumas Targetkan 197 Ribu Lebih Anak Imunisasi Polio

Banyumas Targetkan 197 Ribu Lebih Anak Imunisasi Polio
Ilustrasi petugas sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio saat meneteskan vaksin Polio pada anak. (IDN Times/Cokie Sutrisno).
Share Article

Banyumas, IDN Times - Sebanyak 475 anak usia hingga 7 tahun yang berasal dari Desa Klapagading, Kecamatan Wangon, diimunisasi vaksin Polio yang masuk dalam sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, Selasa (16/1/2024).

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Widyana Grehastuti melalui seksi surveilans dan Imunisasi Bidang Pencegahan Penyakit, Suci Lestari mengatakan bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 197 Ribu lebih untuk dilakukan imunisasi Polio.

Sementara dari data yang diperoleh, di Kecamatan Wangon dari 6271 anak, yang telah diimunisasi sebanyak 2175 anak berasal dari di dua desa yakni desa Klapagading Kulon sebanyak 1700 anak dan desa Klapagading sejumlah  475 dari target 1451 anak.

1. Akan dilakukan penyisiran anak yang belum vaksin

Kepala Desa Klapagading, Kuntadi saat melakukan pertama vaksinasi polio kepada anak  yang digelar di pendopo desa Klapagading, Selasa (16/1/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno).
Kepala Desa Klapagading, Kuntadi saat melakukan pertama vaksinasi polio kepada anak yang digelar di pendopo desa Klapagading, Selasa (16/1/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno).

Suci menyebutkan pelaksanaan Sub PIN Polio secara umum di Kabupaten Banyumas dilaksanakan dalam dua periode yakni mulai tanggal 15 - 24 Januari dan 19 - 25 Februari 2024.

Dalam setiap periode, pihaknya akan melakukan penyisiran selama 5 hari anak yang belum diimunisasi Polio sejak digelarnya Sub PIN di tiap desa.

"Pasca kegiatan sub PIN Polio akan menyisir anak anak di tiap RT yang belum diimunisasi vaksin polio, karena tidak semua anak bisa hadir ketika hari dilakukan vaksinasi,"kata Suci.

2. Target 3 hari pelaksanaan

Petugas pencatat PIN Polio saat menunjukan data anak yang telah divaksin, Selasa (16/1/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno).
Petugas pencatat PIN Polio saat menunjukan data anak yang telah divaksin, Selasa (16/1/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno).

Kepala Puskesmas Wangon 1, dr. Hariyo Saloka menerangkan untuk wilayahnya kegiatan sub PIN Polio akan digelar selama tiga sejak 15 hingga 17 Januari 2024.

"Kami laksanakan selama tiga masing masing di desa Klapagading Kulon, Randegan, dan Klapagading dengan target 6271 anak terimunisasi,"terangnya.

Dalam pelaksanaan Sub PIN Polio di kecamatan Wangon dua tiga desa tersebut anak-anak mendapatkan imunisasi novel Oral Polio Vaccine type 2 (nOPV2).

3. Berawal dari kasus di daerah lain

Kepala dinas kesehatan Kabupaten Banyumas dr. Widyana Grehastuti. (IDN Times/dr. Widyana Grehastuti).
Kepala dinas kesehatan Kabupaten Banyumas dr. Widyana Grehastuti. (IDN Times/dr. Widyana Grehastuti).

Dikatakan dr. Widyana Grehastuti Kegiatan Sub PIN Polio dilakukan secara serentak menyusul adanya kasus anak polio di Klaten Jawa Tengah dan beberapa daerah lainya di Indonesia.

"Menindaklanjuti kasus polio yang terjadi di kabupaten Klaten untuk kasus lumpuh layu akut di Jawa Tengah, dan imunisasi ini juga dilakukan secara nasional,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr Widyana Grehastuti.

Pihaknya berharap dengan adanya Sub Pin Polio ini diharapkan anak-anak memiliki imunitas lebih baik, karena virus ini merupakan mutasi walau sebenarnya PIN Polio sudah mengcover namun karena ada mutasi Dinkes tetap berjaga-jaga.

Widyana menambahkan bahwa untuk Kabupaten Banyumas belum ada kasus polio, namun sebagai respon dari kasus polio tersebut.

“Jadi nanti dalam imunisasi tersebut tidak memandang status imnunisasinya, semua akan diimunisasi, kami berharap dengan adanya imunisasi nanti di Banyumas tidak ada kasus polio,”tandasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
Cokie Sutrisno
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

Belasan Napi Ikut Nyengkuyung Sembelih Hewan Kurban di Semarang

27 Mei 2026, 15:08 WIBNews