Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cara Daftar Penukaran Uang Baru BI 24-27 Februari di Jateng, Via Situs PINTAR

Cara Daftar Penukaran Uang Baru BI 24-27 Februari di Jateng, Via Situs PINTAR
Ilustrasi warga memperlihatkan uang baru saat penukaran uang pada kegiatan bertajuk Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Intinya Sih
  • Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang layak edar di Pulau Jawa pada 24 dan 27 Februari 2026 untuk memastikan ketersediaan uang berkualitas menjelang Ramadan.
  • Pendaftaran dilakukan online melalui situs PINTAR dengan mengisi data diri, memilih lokasi serta tanggal, lalu menyimpan bukti pemesanan untuk verifikasi di tempat penukaran.
  • Masyarakat diminta datang sesuai jadwal, membawa KTP asli, dan menyiapkan uang yang akan ditukar tanpa selotip atau staples agar proses berjalan cepat dan tertib.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN TimesBank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang layak edar bagi masyarakat di wilayah Pulau Jawa pada akhir Februari 2026. Layanan ini menjadi bagian dari upaya BI memastikan ketersediaan uang rupiah berkualitas, khususnya menjelang persiapan kebutuhan Ramadan yang sudah mulai terasa.

Masyarakat yang berada di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur dapat memanfaatkan layanan Kas Keliling yang dijadwalkan pada Selasa, 24 Februari dan Jumat, 27 Februari 2026.

1. Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Ilustrasi warga antre menukarkan uang baru pada mobil kas keliling Bank Indonesia saat kegiatan bertajuk Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Ilustrasi warga antre menukarkan uang baru pada mobil kas keliling Bank Indonesia saat kegiatan bertajuk Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi). (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

Layanan penukaran uang ini dilakukan secara terpusat melalui sistem pemesanan online. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

Waktu Pendaftaran: Disarankan melakukan pemesanan H-2 atau H-1 sebelum jadwal penukaran selama kuota masih tersedia.

Syarat Dokumen: Menyiapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli yang masih berlaku untuk verifikasi di lokasi.

Limit Penukaran: BI biasanya menetapkan paket penukaran per orang (misalnya maksimal Rp4.000.000 per KTP) untuk menjamin pemerataan.

2. Cara Daftar Melalui situs PINTAR

ilustrasi aplikasi WhatsApp di smartphone
ilustrasi aplikasi WhatsApp di smartphone (unsplash.com/Dimitri Karastelev)

Untuk melakukan penukaran, masyarakat wajib mendaftar terlebih dahulu melalui situs resmi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah). Berikut langkah-langkahnya:

Akses Situs: Buka laman https://pintar.bi.go.id.

Pilih Menu: Pilih menu "Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling".

Pilih Lokasi: Tentukan provinsi (misal: Jawa Tengah atau DKI Jakarta) dan pilih lokasi serta tanggal penukaran (Pilih 24 atau 27 Februari 2026).

Isi Data Diri: Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email.

Tentukan Jumlah: Isi jumlah lembar uang rupiah yang ingin ditukar sesuai dengan ketersediaan paket dari BI.

Simpan Bukti: Klik pesan dan simpan Bukti Pemesanan (format PDF atau tangkapan layar) untuk ditunjukkan kepada petugas di lokasi.

3. Tips Penukaran di Lokasi

Penukaran uang baru 2026 Bank Indoensia
Ilustrasi penukaran uang baru 2026 BI (pintar.bi.go.id)

Masyarakat dihimbau untuk datang sesuai jam yang tertera pada bukti pemesanan guna menghindari antrean panjang. Selain itu, pastikan uang yang akan ditukar sudah dihitung dan dikelompokkan berdasarkan denominasi (pecahan) serta tidak menggunakan selotip atau distaples agar proses verifikasi lebih cepat.

"Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan aplikasi PINTAR guna memastikan kepastian layanan dan menghindari kerumunan di lokasi penukaran," tulis pernyataan resmi Bank Indonesia dalam pedoman layanan kasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More