Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cerita Perantau Pati Hemat Rp1,2 Juta Berkat Arus Balik Pertamina
Sejumlah perantau bersiap naik ke bus untuk perjalanan ke Jakarta saat program arus balik Pertamina di Semarang, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)
  • Program arus balik gratis Pertamina membantu perantau seperti Novian Indriani asal Pati menghemat hingga Rp1,2 juta dan mendapat fasilitas perjalanan lengkap tanpa biaya.
  • Inisiatif arus balik ini lahir dari aspirasi masyarakat dan menjadi bentuk nyata respons Pertamina terhadap arahan pemerintah untuk menjamin kenyamanan serta keamanan pemudik.
  • Tahun 2026, Pertamina memberangkatkan hampir 1.000 peserta dari empat kota besar di Jawa dengan 36 bus DAMRI, memastikan keselamatan lewat ramp check, GPS, dan sopir cadangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Deru mesin sejumlah armada bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) yang sedang dipanaskan memecah suasana pagi di kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (28/3/2026). Di sekitarnya, tumpukan kardus berisi oleh-oleh khas daerah, tas-tas besar, dan koper perantau yang mulai diestafetkan ke dalam bagasi bus. Mereka bersiap untuk kembali ke ibu kota Jakarta.

1. Daftar dari Instagram Pertamina

Perantau asal Pati Novian Indriani (kanan) bersama anaknya di bus untuk perjalanan ke Jakarta saat program arus balik Pertamina di Semarang, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Momen kembali ke perantauan usai libur Lebaran sering diwarnai dilema: antara berat meninggalkan kampung halaman dan bayang-bayang isi dompet yang makin menipis.

Namun, di tengah keriuhan itu, raut kelegaan terpancar dari wajah Novian Indriani. Karyawan swasta asal Pati yang bermukim di Bekasi itu tidak perlu memusingkan ongkos tiket angkutan yang melambung tinggi.

Berawal dari sebuah informasi di laman resmi Instagram milik Pertamina, ia mendaftarkan diri melalui tautan daring dan berhasil mengamankan kursi untuknya dan sang anak. Berkat fasilitas arus balik gratis itu, Novian sukses menghemat pengeluaran hingga Rp1.200.000.

Bagi kelas pekerja, nominal tersebut sangatlah berarti di mana uang itu kini bisa ia alihkan untuk kebutuhan harian, sewa hunian, atau sekadar penyambung hidup di minggu-minggu awal kembali merantau.

"Saya sangat terbantu untuk kembali ke perantauan. Apalagi dapat fasilitas tambahan totebag, kaus, hingga jaminan makan selama perjalanan," ujar Novian yang baru pertama kali mengikuti program ini.

2. Berawal dari suara akar rumput

Komisaris Independen PT Pertamina, Condro Kirono (kanan) saat menyapa sopir dan sejumlah peserta program arus balik di Semarang, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Cerita Novian adalah satu dari ratusan potret penuh syukur peserta program arus balik gratis PT Pertamina (Persero) pada Lebaran 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya terfokus pada arus mudik, inisiatif tersebut muncul langsung dari usulan masyarakat di akar rumput pada tahun lalu.

Komisaris Independen PT Pertamina, Condro Kirono mengatakan, penambahan layanan itu merupakan bentuk respons nyata perusahaan. Langkah tersebut juga sekaligus mengeksekusi arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kementerian dan BUMN untuk menjamin ketersediaan energi, menstabilkan harga, serta memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.

Di balik keseriusan menjalankan mandat negara, prosesi pelepasan arus balik itu disisipi pendekatan yang hangat. Condro, yang menyadari mayoritas penumpang di hadapannya adalah kelas pekerja keras, ia membagikan kisah personalnya untuk menyalakan semangat mereka.

"Saya dulu anak petani, dulu ikut matun (menyiangi padi). Tapi alhamdulillah bisa jadi Kapolda Jawa Tengah dan sekarang di Pertamina. Jadi, semua harus punya cita-cita dan harapan yang tinggi," pesan Condro.

3. Keberangkatan dari Semarang sampai Cirebon

Pelepasan armada program arus balik Pertamina di Semarang, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Tahun ini, program arus balik mengangkut 987 peserta menuju titik akhir di Pool DAMRI Cawang, Jakarta. Mengusung tema Energi untuk Melangkah Penuh Harapan, Pertamina mengerahkan 36 unit bus yang tersebar di empat titik sentral Pulau Jawa. Di antaranya:

Pertamina mengerahkan 36 unit bus arus balik, yang di antaranya diberangkatkan dari empat titik sentral Pulau Jawa:

  • Semarang: Lapangan Gajahmada Plaza Simpang Lima.

  • Yogyakarta: Stadion Mandala Krida.

  • Surabaya: Garasi DAMRI Surabaya.

  • Cirebon: Hotel Patra Jasa Tuparev.

Secara keseluruhan, Pertamina mengerahkan 168 armada bus untuk melayani lebih dari 4.400 peserta pada arus mudik dengan tujuan 23 daerah (via Pantura, Jalur Tengah, dan Selatan), dan hampir 1.000 peserta pada arus balik tanpa dipungut biaya sepeser pun.

4. Dari serambi istirahat hingga pengorbanan sopir

Perantau peserta program arus balik Pertamina berangkat ke Jakarta usai dilepas di Semarang, Sabtu (28/3/2026). (IDN Times/Dhana Kencana)

Perjalanan tanpa biaya itu tetap menjunjung tinggi standar kelayakan dan keselamatan. Vice President Corporate Communication Pertamina, Arya Dwi Paramita memastikan, setiap armada melewati pengecekan fisik (ramp check), dilengkapi GPS, kotak P3K, serta dipantau secara real-time melalui sistem dukungan khusus berbasis WhatsApp.

Keseriusan itu juga diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai lini bisnis Pertamina, seperti Retail, Lubricants, hingga asuransi melalui Tugu/Patra Niaga. Keamanan makin terjamin, imbuh Arya, karena Pertamina ikut menyiagakan sopir cadangan (backup) untuk memitigasi kelelahan di jalan.

"Pertamina juga menyediakan layanan Serambi MyPertamina di berbagai titik yang dilengkapi kursi pijat hingga zona bermain anak. Prioritas dan pendampingan khusus (Liaison Officer) juga diberikan bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil," imbuhnya.

Sementara itu, di balik kenyamanan para pemudik, ada dedikasi luar biasa dari para pengemudi DAMRI yang tidak terlewatkan perannya. Jon Ferdi Sinaga (40), sopir bus Damri yang sudah 14 tahun mengabdi di jalanan, mengaku selama lima tahun berturut-turut ikut mengantarkan peserta program Pertamina.

"Walaupun saya sendiri tidak bisa mudik, ada rasa bangga dan bahagia bisa mengantarkan penumpang kembali dengan selamat," ungkap Jon.

Program arus balik Pertamina menggunakan bus itu secara langsung ikut menekan volume emisi gas buang dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Lebih dari sekadar menyelamatkan lingkungan, deretan armada bus tersebut membawa sesuatu yang jauh lebih berharga, yakni ribuan pekerja yang siap menyalakan lagi roda ekonomi di ibu kota Jakarta.

Editorial Team