Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cuaca Jateng Panas Terik, 4 Minuman Herbal Lokal Ampuh Cegah Radang Tenggorokan

Kota Semarang
Cuaca Jateng Panas Terik, 4 Minuman Herbal Lokal Ampuh Cegah Radang Tenggorokan
Es kunyit lemon dengan gelembung soda. (pexels.com/Brandon Alexander)
  • Cuaca panas, udara kering, debu kemarau, dan paparan matahari di Jawa Tengah dilaporkan memicu dehidrasi hingga radang tenggorokan.
  • Wedang jahe serai madu memadukan jahe, serai, jeruk nipis, dan madu; direbus 10–15 menit lalu diminum hangat.
  • Pilihan lain mencakup es kunyit asam, wedang uwuh Imogiri, serta rebusan kayu manis-lemon yang memakai rempah lokal dan madu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gelombang suhu panas dan cuaca terik yang melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat. Kombinasi udara kering, debu kemarau, dan paparan terik matahari yang menyengat kerap memicu dehidrasi hingga radang tenggorokan.

Guna menjaga daya tahan tubuh dan meredakan iritasi secara alami, racikan minuman tradisional berbasis empon-empon dan rempah lokal bisa jadi solusinya. Berikut empat minuman herbal khas beserta resep praktisnya yang ampuh cegah radang tenggorokan:

  1. 1. Wedang Jahe Serai Madu

    ilustrasi wedang jahe serai (pexels.com/Jamaludin Muh)
    ilustrasi wedang jahe serai (pexels.com/Jamaludin Muh)

    Kombinasi jahe dan serai kaya akan senyawa gingerol yang bersifat antiinflamasi dan antibakteri untuk meredakan nyeri tenggorokan.

    Bahan: 2 ruas jahe (memarkan), 2 batang serai (memarkan), 500 ml air, 2 sendok makan madu murni, dan 1 sendok makan air perasan jeruk nipis.

    Cara Membuat: Rebus jahe dan serai di dalam air mendidih selama 10–15 menit hingga aromanya keluar. Tuang ke dalam gelas, tunggu hingga hangat kuku, lalu tambahkan perasan jeruk nipis dan madu. Aduk rata dan nikmati selagi hangat.

  2. 2. Es Kunyit Asam Segar

    Segelas jamu kunyit asam berwarna oranye cerah disajikan di atas alas kayu dengan es batu di sekitarnya di permukaan gelap.
    ilustrasi jamu kunyit asam atau kunir asem (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)

    Kandungan kurkumin dalam kunyit bertindak sebagai antioksidan penekan peradangan, sementara asam jawa kaya akan vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

    Bahan: 100 gram kunyit (parut atau blender), 50 gram asam jawa, 100 gram gula jawa, 600 ml air, dan es batu secukupnya.

    Cara Membuat: Rebus air bersama parutan kunyit, asam jawa, dan gula jawa hingga mendidih dan gula larut sempurna. Saring air rebusan ke dalam wadah, biarkan dingin. Sajikan di dalam gelas berisi es batu untuk sensasi segar.

  3. 3. Wedang Uwuh khas Imogiri

    Ilustrasi wedang uwuh
    Ilustrasi wedang uwuh (pexels.com/destiawan nur agustra)

    Minuman rempah lengkap ini mengandung kayu secang, cengkeh, dan kapulaga yang kaya antioksidan serta agen analgesik alami untuk mengikis rasa gatal di kerongkongan.

    Bahan: 1 ruas jahe (bakar dan memarkan), 5 lembar daun cengkeh kering, 3 buah cengkeh, 1 gagang kayu manis, 50 gram kayu secang, gula batu secukupnya, dan 700 ml air.

    Cara Membuat: Rebus air bersama seluruh bahan rempah di atas api sedang hingga air berubah warna menjadi merah tua. Masukkan gula batu di dalam gelas, tuang rebusan wedang uwuh panas-panas, aduk hingga gula larut, lalu sajikan.

  4. 4. Rebusan Kayu Manis dan Lemon

    ilustrasi es lemon madu
    ilustrasi es lemon madu (pexels.com/Maria Orlova)

    Kayu manis memiliki sifat antimikroba alami untuk mencegah infeksi bakteri, sedangkan lemon membantu pemulihan jaringan sel yang iritasi.

    Bahan: 2 batang kayu manis manis ukuran sedang, 1 buah lemon (peras airnya), 2 sendok makan madu, dan 500 ml air.

    Cara Membuat: Rebus kayu manis dalam air mendidih selama 10 menit hingga air beraroma wangi manis. Angkat dan tuang ke dalam gelas. Setelah agak dingin, tambahkan air perasan lemon dan madu. Aduk rata sebelum diminum.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More