DPR RI: Jateng Punya Potensi Pariwisata Karena Ada Rute Internasional

- Komisi VII DPR RI menilai Jawa Tengah punya potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berkat dibukanya rute penerbangan internasional menuju Singapura dan Kuala Lumpur.
- Kontribusi pariwisata terhadap PDRB Jawa Tengah meningkat hingga 3,74 persen pada 2025, dengan lonjakan kunjungan wisata sekitar 32 persen sejak 2022.
- Gubernur Ahmad Luthfi menyambut dukungan Komisi VII DPR RI dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan serta pengembangan lebih dari seribu desa wisata di Jateng.
Semarang, IDN Times - Sejumlah legislator dari Komisi VII DPR RI menyampaikan Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lantaran telah membuka rute penerbangan ke Singapura dan Kuala Lumpur Malaysia.
Wakil Ketua Komisi VII DPR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menilai, Provinsi Jawa Tengah memiliki peran strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.
Bahkan, memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung transformasi ekonomi nasional.
“Provinsi Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Keberadaan Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industri Kendal menjadikan Jawa Tengah sebagai simpul penting pengembangan industri baru di Pulau Jawa,” katanya, saat Reses Komisi VII DPR di kompleks Kantor Gubernur Jateng, di Kota Semarang, Jumat (20/2/2026).
Table of Content
1. Komisi VII anggap Jateng dapat efek positif dari rute penerbangan internasional

Adapun di tahun 2025, tercatat sektor pariwisata Jawa Tengah menyumbang 3,74 persen PDRB, dengan peningkatan daerah tujuan wisata sebesar kurang lebih 32 persen sejak 2022.
Sedangkan, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty menyampaikan apresiasi atas kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 2022–2025 yang terus meningkat.
Ia memuji Jawa Tengah bisa membuat gebrakan dengan membuka dua rute penerbangan internasional sekaligus.
“Luar biasa loh Jawa Tengah ini meningkat, tentu ini tidak lepas dari dampak positif rute penerbangan langsung dari Singapura, Kuala Lumpur ke Semarang,” kata legislator dapil Jateng III ini.
2. Ahmad Luthfi sambut kegiatan reses Komisi VII DPR RI

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Komisi VII DPR RI.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kunjungan kerja reses Komisi VII DPR ke Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran Bapak/Ibu menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antara pusat dengan daerah,” kata Luthfi.
3. Ahmad Luthfi akui butuh sokongan dukungan dari pihak-pihak lain

Ia mengatakan, pembangunan Jawa Tengah tidak bisa hanya mendalkan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tapi juga perlu disokong dengan sektor-sektor yang lain.
Di sektor pariwisata, kata Luthfi, Pemprov Jateng mengembangkan program lebih dari 1.000 desa wisata serta memperkuat destinasi unggulan seperti Borobudur dan Rawa Pening.
“Kami optimistis dengan dukungan infrastruktur dan konektivitas yang semakin baik, sektor pariwisata akan terus berkembang dan menjadi pengungkit ekonomi daerah,” kata Luthfi.


















