Setiap kali mendengar nama Lawang Sewu di Semarang, bayangan sebagian orang mungkin langsung tertuju pada deretan pintu yang tak berujung dan kisah-kisah mistis. Padahal, jika kita membedahnya dari kacamata ilmu arsitektur, gedung ini adalah mahakarya tata ruang yang cerdas!
Gedung yang dibangun pada tahun 1904 sebagai kantor pusat perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij / NIS) ini dirancang oleh arsitek Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag. Alih-alih untuk urusan mistis, mari kita bongkar fakta ilmiah di balik desain arsitektur kolonial (Indis) yang brilian ini.
