Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gaji UMK Tapi Pengen Tetap Eksis? Ini 5 Trik Nongkrong Hemat Anak Muda Semarang-Solo

Gaji UMK Tapi Pengen Tetap Eksis? Ini 5 Trik Nongkrong Hemat Anak Muda Semarang-Solo
ilustrasi promo diskon di kafe (pexels.com/Heru Dharma)
Intinya Sih
  • Artikel membahas dilema anak muda bergaji UMK di Semarang dan Solo yang ingin tetap bersosialisasi tanpa menguras kantong.
  • Dijelaskan lima trik hemat, mulai dari nongkrong di angkringan modern, memanfaatkan ruang publik gratis, hingga berburu promo kafe.
  • Penulis menekankan pentingnya disiplin mengatur 'dana gaul' mingguan agar gaya hidup tetap eksis namun keuangan tetap aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Gaji UMK Tapi Pengen Tetap Eksis? Ini 5 Trik Nongkrong Hemat Anak Muda Semarang-Solo

Semarang, IDN Times — Punya gaji pas-pasan sesuai Upah Minimun Kota/Kabupaten (UMK) sering kali bikin anak muda dilema. Di satu sisi ingin hemat demi masa depan, tapi di sisi lain kebutuhan bersosialisasi dan nongkrong bareng teman (Fomo alert!) sulit untuk dihindari. Apalagi di pusat kota kreatif seperti Semarang dan Solo Raya, pilihan tempat nongkrong estetik seakan tak ada habisnya.

Tenang, Lur! Berpenghasilan UMK bukan berarti kamu harus memutus tali silaturahmi dan mengurung diri di kosan kok. Kunci utamanya adalah cerdik mengatur strategi dan pandai memanfaatkan potensi tempat nongkrong lokal.

Biar kantong tetap aman sampai akhir bulan tapi gaya hidup tetap eksis, yuk ikuti 5 trik nongkrong hemat ala anak muda Semarang-Solo berikut ini, Sedulur!

1. Andalkan Angkringan dan Hik Modern

Warung HIK di Solo. IDNTimes.com
Warung HIK di Solo. IDNTimes.com

Kawasan Semarang dan Solo terkenal dengan kebudayaan angkringan (Semarang) dan hik (Solo). Saat ini, banyak angkringan atau hik yang dikemas secara modern dengan tempat bersih, pencahayaan ciamik, bahkan fasilitas Wi-Fi cepat.

Kamu bisa nongkrong berjam-jam sambil menikmati hidangan khas seperti nasi kucing, aneka sate-satean, dan teh hangat dengan modal mulai dari Rp10.000 hingga Rp20.000 saja.

Cari angkringan pinggir jalan yang menyajikan live music atau pemandangan city light malam hari.

2. Manfaatkan Ruang Publik Gratis dan Estetik

Pertunjukkan musik di Taman Indonesia Kaya di Kota Semarang. (dok. Djarum Foundation)
Pertunjukkan musik di Taman Indonesia Kaya di Kota Semarang. (dok. Djarum Foundation)

Semarang dan Solo menyimpan banyak ruang terbuka hijau dan area publik yang ditata sangat rapi dan estetik. Nongkrong di sini tidak hanya hemat, tapi juga memberikan suasana baru yang menyegarkan.

Di Semarang kamu bisa melipir ke Taman Indonesia Kaya, kawasan Kota Lama, atau Polder Tawang untuk sekadar duduk santai sambil berfoto ria.

Di Solo di area Koridor Ngarsopuro, Plaza Manahan, dan Taman Balekambang jadi spot paling pas buat chitchat sore hari tanpa perlu bayar tiket masuk mahal.

3. Berburu Promo Happy Hour dan Paket Bundle Kafe

ilustrasi promo kopi (freepik.com/senivpetro)
ilustrasi promo kopi (freepik.com/senivpetro)

Bagi kamu yang tetap ingin merasakan nuansa coffee shop kekinian, jangan datang di sembarang waktu, Lur! Rajin-rajinlah mengecek akun media sosial kafe favorit di Semarang atau Solo.

Banyak coffee shop menawarkan promo Happy Hour (biasanya di jam 13.00–17.00) berupa diskon minuman hingga 50 persen.

Selain itu, manfaatkan paket bundle (misal: Kopi + Pastry hanya Rp25.000) agar jauh lebih hemat ketimbang membeli secara terpisah.

4. Terapkan Trik "Satu Minuman + Es Ekstra"

ilustrasi promo spesial (unsplash.com/Marielle Ursua)
ilustrasi promo spesial (unsplash.com/Marielle Ursua)

Ketika hangout di kafe bersama teman-teman, kamu tidak perlu memesan makanan berat jika anggaran sedang mepet. Makanlah terlebih dahulu di kos atau warung makan langganan sebelum berangkat.

Pesan satu jenis minuman favoritmu (misal: Es Kopi Susu Aren) dan minta ekstra es batu. Ketika minuman mulai berkurang, es yang mencair akan menjaga minumanmu tetap segar lebih lama untuk menemanimu mengobrol santai tanpa perlu pesan gelas kedua.

5. Tetapkan Alokasi "Dana Gaul" Mingguan

seseorang menyimpan uang dalam celengan sebagai bentuk pengelolaan keuangan yang bijak. (Sumber foto: Pexels/@Towfiqu barbhuiya)
seseorang menyimpan uang dalam celengan sebagai bentuk pengelolaan keuangan yang bijak. (Sumber foto: Pexels/@Towfiqu barbhuiya)

Mengatur keuangan dengan gaji UMK kuncinya ada pada kedisiplinan budgeting. Pisahkan dompet digital khusus untuk kebutuhan hiburan dan nongkrong.

Buat anggaran khusus nongkrong, misalnya maksimal Rp75.000 per minggu. Jika dana di dompet digital tersebut sudah habis di pertengahan minggu, itu artinya kamu harus menahan diri dan menolak ajakan nongkrong hingga pekan berikutnya, Sedulur.

Nah, itulah 5 trik cerdas buat kamu anak muda Semarang dan Solo yang pengin tetap eksis di tengah gaji UMK. Selamat mencoba triknya, tetap hemat, dan salam gaul tanpa bikin kantong jebol, Lur!

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Tengah

See More