Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gempa Tuban Ikut Dirasakan Warga di Banyumas

Gempa Tuban Ikut Dirasakan Warga di Banyumas
Efek gempa Tuban yang meghancurkan serpihan di Kampus Unair Surabaya, Jumat(22/3/2024).(IDN Times/Tangkapan layar

Banyumas, IDN Times - Gempa 6.5 magnitudo yang terjadi di Tuban ternyata juga dirasakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas. Salah satunya adalah Tiara Giri Anjani yang saat itu sedang bertugas di sebuah minimarket.

Saat itu Tiara sedang duduk sembari memegang handphone, tiba tiba merasa getaran yang cukup kuat. Karena merasa kurang yakin bahwa itu gempa, Ia sempat bertanya kepada rekannya bernama Ita.

" Iya bener gempa,"jawab Ita sambil beranjak dari tempat duduk karena takut kembali terjadi gempa susulan.

1. Disangka getaran dari kendaraan besar

Tiara Giri Anjani yang terkejut saat mengetahui adanya gempa Tuban terasa di Banyumas, Jumat (22/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
Tiara Giri Anjani yang terkejut saat mengetahui adanya gempa Tuban terasa di Banyumas, Jumat (22/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Tiara tidak menyangka gempa Tuban terasa hingga ke tempat dimana Ia bertugas di Amindo. Biasanya menganggap itu adalah getaran akibat truk besar melintas di jalan nasional Kota Wangon, Banyumas.

Dirinya baru menyadari setelah beberapa botol minuman ringan dan barang yang tergantung di minimarket bergoyang goyang.

"Saya sadarnya setelah botol galon dan barang lain yang bergantungan bergoyang goyang,"katanya.

2. Baru sadar saat ada info BMKG

Gempa Tuban sempat pula membuat kaget karyawan di sebuah lembaga keuangan di Banyumas, Jumat (22/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)
Gempa Tuban sempat pula membuat kaget karyawan di sebuah lembaga keuangan di Banyumas, Jumat (22/3/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno)

Sedangkan di salah satu kantor lembaga keuangan yang satu atap dengan minimarket Amindo para karyawan juga dikagetkan dengan peristiwa gempa Tuban. Mereka baru menyadari setelah beberapa menit ada info resmi dari BMKG.

Saat itu para karyawan sedamg menyelesaikan tugas, tiba tiba kursi yang diduduki salah satu karyawan bernama Dani bergetar.

"Saya merasakan getaran saat sedang membuat laporan kerja, namun tidak menyangka kalau itu gempa, taunya saat ada notifikasi dari BMKG,"jelas Dani.

3. Penjelasan pakar mitigasi kebencanaan

peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS Dr Ir Amien Widodo MSi. (IDN Times/Foto : its.ac.id)
peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS Dr Ir Amien Widodo MSi. (IDN Times/Foto : its.ac.id)

Seperti diketahui, gempa bumi kekuatan 6.5 Magnitudo mengguncang Tuban pada pukul 17:52 WIB. Getaran yang berpusat pada 132 kilometer Timur Laut Tuban ini dirasakan hingga Surabaya, Malang, Semarang dan beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur lainnya.

Menurut peneliti Senior dari Pusat Penelitian Mitigasi Kebencanaan dan Perubahan Iklim (Puslit MKPI) ITS Dr Ir Amien Widodo MSi mengatakan bahwa guncangan yang terjadi pada daerah laut itu dipicu oleh sesar aktif di Laut Jawa.

"Pergeseran permukaan pada gempa Tuban terjadi secara horizontal sehingga tidak berpotensi tsunami, Semakin kuat skala intensitasnya, dampak yang dirasakan akan semakin berbahaya,” jelasnya.seperti dikutip dari laman resmi ITS.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
Cokie Sutrisno
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Permudah Akses, Stasiun Comal Pemalang dan Plabuhan Batang Diaktifkan

19 Apr 2026, 13:52 WIBNews