Semarang, IDN Times - Sejumlah kalangan masyarakat mendesak Kementerian ESDM untuk meninjau ulang pelaksanaan proyek pengeboran Geothermal Gedongsongo di Ungaran. Pasalnya, kegiatan pengeboran sumur panas bumi berpotensi mengganggu bentang garis alam ruang hijau sehingga menimbulkan bencana baru bagi wilayah terdekat Gunung Ungaran.
Anggota Komisi B DPRD Jateng Muhamad Farchan mengatakan kegiatan pengeboran Geothermal di kawasan Gedongsongo sebaiknya ditinjau ulang.
Karena selain menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, adanya proyek tersebut berpotensi membuat penyediaan sumber air baku di Kota Semarang juga terganggu.
"Karena sewaktu menjadi Dirut PDAM Tirta Moedal, saya tahu persis sumber air baku untuk wilayah Semarang mayoritas dari Gunung Ungaran. Maka (Geothermal Gedongsongo) hadis ditulang. Pasti ada perubahan bentang alam, masalah ini tidak main-main. Dalam kegiatan proyek ini pasti kawasannya berubah," ujar Farchan kepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
