Semarang, IDN Times - Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) wajib ada di Kampung Mangut, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara. Hal ini untuk mendukung pengembangan UMKM kuliner sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
IPAL Komunal Kampung Mangut Bandarharjo Dukung UMKM Ramah Lingkungan

Intinya sih...
IPAL Komunal dibangun di Kampung Mangut, Semarang Utara.
IPAL tersebut mendukung pengembangan UMKM kuliner.
Tujuannya adalah untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
1. Bangun IPAL komunal untuk olah limbah
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengatakan, Kampung Mangut Bandarharjo dikenal sebagai sentra produksi mangut, salah satu kuliner khas Kota Semarang, dengan aktivitas pengolahan ikan yang dilakukan setiap hari oleh warga.
“Untuk mengantisipasi dampak limbah cair hasil produksi, Pemerintah Kota Semarang membangun IPAL komunal yang berfungsi mengolah limbah sebelum dibuang ke saluran lingkungan,” ungkapnya saat kunjungan ke lokasi, Minggu (11/1/2026).
Dalam kunjungannya, Agustina meninjau langsung proses pengolahan limbah di IPAL serta berdialog dengan warga dan pelaku UMKM.
2. Kampung tematik tumbuh jadi kekuatan ekonomi warga
Dirinya menegaskan bahwa keberadaan IPAL menjadi elemen penting agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
“Bandarharjo ini adalah contoh bagaimana kampung tematik bisa tumbuh menjadi kekuatan ekonomi warga. Namun, pertumbuhan itu harus diiringi dengan pengelolaan lingkungan yang baik. IPAL ini hadir untuk memastikan produksi mangut tetap berjalan tanpa mencemari lingkungan,” ujarnya.
Wali Kota juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam mengelola IPAL secara bersama-sama. Menurutnya, keberhasilan infrastruktur lingkungan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen warga dalam merawat serta memanfaatkannya secara berkelanjutan.
3. Dorong peningkatan kualitas kampung tematik
Adapun, Pemkot Semarang akan terus mendorong peningkatan kualitas kampung-kampung tematik, khususnya yang berbasis UMKM dan kuliner, dengan melengkapi fasilitas pendukung seperti sanitasi, pengolahan limbah, dan penataan lingkungan.
Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Semarang yang sehat, produktif, dan berwawasan lingkungan.
Melalui kunjungan ini, Pemkot Semarang berharap IPAL Kampung Mangut Bandarharjo dapat menjadi contoh pengelolaan limbah bagi sentra UMKM lainnya, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan daya saing produk lokal Kota Semarang semakin meningkat.