Orang tua calon siswa mendatangi Posko PPDB SD Negeri Pekunden Semarang karena kesulitan mendaftar secara online, Selasa (18/6/2024). (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Proses daftar ulang untuk jenjang SMK sedikit berbeda dengan SMA, Lur. Ada tahapan khusus berupa cek fisik atau kesehatan karena menyesuaikan kebutuhan industri dari masing-masing jurusan. Berikut adalah alurnya:
1. Pengambilan Nomor Antrean dan Formulir
Sesampainya di SMK tujuan, arahkan langkahmu ke pos informasi untuk mengambil nomor antrean khusus daftar ulang. Panitia sekolah akan memberikan formulir biodata siswa baru dan surat pernyataan kesanggupan mematuhi tata tertib sekolah yang wajib kamu isi.
2. Verifikasi Dokumen dan Berkas Asli
Setelah nomor antreanmu dipanggil, kamu akan menuju meja verifikasi berkas. Di sini, panitia akan mencocokkan dokumen fisik asli dengan data yang kamu unggah saat pendaftaran online. Berkas yang wajib dibawa antara lain: Bukti Penerimaan Online, SKL asli, KK asli, Akta Kelahiran asli, dan SPTJM bermeterai.
3. Tahap Khusus: Tes Fisik dan Kesehatan Jurusan
Ini dia pembeda utama daftar ulang SMK, Lur. Kamu akan diarahkan ke tim medis atau panitia khusus untuk menjalani cek fisik sesuai dengan tuntutan kompetensi keahlian yang kamu pilih.
Jurusan Teknik/Sains/Kreatif: Wajib menjalani tes bebas buta warna.
Jurusan Pariwisata/Perhotelan/Penerbangan: Biasanya dilakukan pengukuran ulang tinggi badan minimal dan pengecekan tato maupun tindik.
4. Validasi Akhir dan Penyerahan Bukti Daftar Ulang
Jika berkas dinyatakan valid dan kamu lolos tes fisik/kesehatan jurusan, petugas akan menginput statusmu ke sistem pusat sebagai "Siswa Sudah Daftar Ulang". Terakhir, kamu akan menerima lembar Bukti Daftar Ulang resmi sebagai tanda sah kamu sudah resmi menjadi bagian dari sekolah tersebut.