Janji Eko Suwarni Kalau jadi Gubernur Jateng, Kompak dengan Presiden

- Eko Suwarni berkomitmen untuk menjalankan program kerja pemerintahan yang sejalan dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
- Perannya sebagai gubernur akan fokus pada menjembatani program pemerintah hingga tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah.
- Visi dan misinya adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia serta membangun Jawa Tengah.
Semarang, IDN Times - Bakal calon (bacalon) Gubernur Jawa Tengah, Eko Suwarni memiliki misi akan selaras dan menjalankan program kerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Ini akan dilakukan jika ia terpilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024.
"Jika nanti mendapat kepercayaan untuk memimpin Jawa Tengah, tentu akan ikut berkolaborasi dan sejalan dengan kepemimpinan nasional," tuturnya di Semarang, Senin (15/7/2024).
1. Pemprov jadi jembatan berbagai program

Ia juga menekankan peran penting pemerintah provinsi dalam menjembatani berbagai program pemerintah hingga di tingkat bawah.
Menurut Eko, sebanyak 35 kabupaten/kota di Jateng ini memiliki permasalahan yang berbeda-beda, sehingga seorang pemimpin harus jeli untuk mendahulukan permasalahan yang harus diselesaikan.
"Komunikasi tiap daerah dengan provinsi harus terus dibangun. Cek dan ricek, selalu memberikan masukan," katanya.
2. Siap jadi gubernur perempuan pertama di Jateng

Eko yang saat ini berprofesi sebagai jaksa yang ditugaskan di Kementerian PUPR juga siap menjadi gubernur perempuan pertama di Jateng dengan berkaca pada perjuangan RA Kartini.
"Sosok mulia dengan semangat emansipasi untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur," ujar Dewan Pakar Hukum Kepala Desa Se-Jawa Tengah itu.
3. Torehkan prestasi selama 30 tahun jadi jaksa

Menurut dia, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi dasar dari visi dan misinya untuk membangun Jawa Tengah.
Untuk diketahui, selama 30 tahun berkarir sebagai jaksa, Eko Suwarni juga menorehkan prestasi seperti ikut terlibat langsung dalam pelaksanaan eksekusi mati terpidana kasus narkoba, penanganan kasus terorisme.
Selain itu, ia juga terlibat dalam penanganan kasus bansos di Kementerian Pertanian, hingga mengawal proyek-proyek strategis di kementerian dan lembaga.



















