Walikota Solo Respati Ardi meninjau event Suaraga di Taman Balekambang Solo. (Dok/Humas Pemkot Solo)
Respati menyebut Javanese Wellness tidak hanya berbicara mengenai kesehatan, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang utuh melalui budaya, kuliner, kreativitas, dan produk lokal. Hal itu terlihat dari keterlibatan puluhan UMKM dalam area Pasar-Pasaran yang menjadi salah satu daya tarik festival.
“Ini bisa menjadi percontohan, benchmark baru, branding baru. UMKM juga laris semua. Dan tentu ini membuat Taman Balekambang semakin menarik, sekaligus memperkuat branding Kota Solo untuk menarik wisatawan masuk ke Kota Solo,” tandasnya.
Selain aktivitas wellness, SUARAGA juga menghadirkan berbagai workshop seperti tea tasting, creative journaling, Racik Candra, dan primbon reading. Memasuki sore hingga malam hari, festival dilanjutkan dengan pertunjukan musik yang menghadirkan sejumlah musisi nasional, sementara panggung budaya menyuguhkan gamelan dan Wayang Orang Solo.
Melalui penyelenggaraan SUARAGA, Pemerintah Kota Surakarta berharap konsep Javanese Wellness dapat menjadi identitas baru pariwisata Solo yang menggabungkan kesehatan, budaya, kreativitas, ruang publik, serta pemberdayaan UMKM dalam satu ekosistem wisata yang berkelanjutan.
Sementara itu, Perwakilan Suaraga Fest, Suherman Soemardi, menerangkan bahwa event itu bermaksud menunjukkan kepada publik bahwa budaya Jawa dapat berkembang dan dipadukan dengan musik, kreativitas, aktivitas komunitas, serta gaya hidup sehat.
“Kami ingin mengenalkan budaya jawa yang dipadukan dengan musik, kreativitas, aktivitas komunitas, serta gaya hidup sehat,” jelasnya.
Unsur raga diwujudkan melalui yoga, mat pilates, senam kesegaran jasmani, dance cardio dan berbagai pengalaman wellness. Unsur karya ditampilkan melalui instalasi seni, pasar kreatif, kuliner, serta keterlibatan komunitas. Adapun unsur suara diwujudkan melalui pertunjukan musik, dengan penampil sejumlah musisi kenamaan seperti Barasuara, Nadhif Basalamah, SORE, Silampukau, MALIQ & D’Essentials, ALI, FSTVLST, maupun Fanny Soegi.
Suaraga Fest (Suaraga Festival) diselenggarakan oleh kolaborasi antara Pemerintah Kota Surakarta, Vindes Corp, Boss Creator, dan Mad Haus. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan Kota Solo sebagai destinasi Wellness City2030.