Kampanye Beli Lokal Tokopedia Dongkrak Penjualan UMKM di Semarang

- Kampanye Beli Lokal Tokopedia meningkatkan penjualan UMKM di Kota Semarang dua kali lipat.
- Volume pesanan di kampanye Beli Lokal Shop | Tokopedia di TikTok naik 2,5 kali lipat pada Februari 2024.
- Tokopedia dan TikTok adakan pelatihan untuk UMKM Semarang agar bisa memaksimalkan bisnis online.
1. Volume pesanan naik 2,5 kali lipat

Head of Communications Tokopedia, Aditia Grasio Nelwan mengatakan, pihaknya terus mengusung kampanye Beli Lokal, yang dapat ditemukan baik di aplikasi Tokopedia maupun Shop | Tokopedia pada aplikasi TikTok. Sehingga, UMKM lokal dapat memperluas jangkauan ke seluruh Indonesia.
"Animo tinggi dari masyarakat terhadap kampanye Beli Lokal menimbulkan berbagai dampak positif pada penjualan para UMKM lokal. Para pelaku usaha di Semarang, termasuk UMKM lokal, yang mengikuti kampanye Beli Lokal di Tokopedia mengalami rata-rata kenaikan transaksi dua kali lipat jika dibandingkan dengan periode sebelum mengikuti Beli Lokal," ungkapnya di sela kegiatan pelatihan dan workshop untuk UMKM Semarang bertajuk 'Upgrade Skill bersama Tokopedia dan TikTok: Selalu Untung Lewat Digital'’ di Balai Kota Semarang, Rabu (8/5/2024).
Kemudian di sisi lain, volume pesanan yang terjadi di kampanye Beli Lokal di Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok meningkat 2,5 kali lipat pada Februari 2024, jika dibandingkan rata-rata volume pesanan pada September 2023.
2. Wadahi UMKM untuk tingkatkan penjualan

Maka itu, agar para UMKM Semarang dan sekitar bisa memaksimalkan peluang besar dari bisnis online, Tokopedia dan TikTok lewat Shop | Tokopedia mengadakan pelatihan dan workshop untuk UMKM Semarang.
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Semarang menyambut kegiatan tersebut bermanfaat bagi UMKM untuk naik kelas.
Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, M Waluyo Sejati mengatakan, pihaknya berharap UMKM yang ada di Kota Semarang bisa naik kelas melalui kegiatan pelatihan ini.
Melalui kerja sama dengan platform jual beli, khususnya Tokopedia harapannya bisa mewadahi kalangan UMKM yang ada di Kota Semarang dalam meningkatkan penjualan.
"Ini juga membantu Kota Semarang menaikkan perekonomian. Kami juga berharap produk-produk yang ada di Semarang bisa makin hebat," ujarnya.
3. Gandeng pemilik usaha untuk berbagi ilmu ke UMKM

Untuk diketahui, saat ini ada sekitar 21 juta penjual di Tokopedia dan Shop | Tokopedia dalam aplikasi TikTok, termasuk dari Semarang dan Jawa Tengah.
‘’Kami terus berupaya agar para UMKM di seluruh Indonesia, termasuk UMKM Semarang dan sekitar, bisa memanfaatkan keuntungan dari bisnis online dengan lebih maksimal. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menggelar pelatihan dan workshop untuk UMKM Semarang,” sambung Aditia.
Pada kegiatan itu Tokopedia menggandeng pemilik usaha Panna Coffee, Fritz Januar Ajie dan pemilik usaha Pajamas Gemas, Valentino FW untuk berbagi pengalaman serta ilmu terkait pengembangan usaha. Kemudian, juga tips dan trik strategi penjualan lewat Tokopedia, cara melakukan promosi yang efektif di TikTok, hingga strategi pembuatan konten video atau live streaming agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.



















