Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kapolrestabes Semarang Bersikukuh Siswa Korban Penembakan Terlibat Tawuran

Kapolrestabes Semarang Bersikukuh Siswa Korban Penembakan Terlibat Tawuran
Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar dan jajarannya saat gelar di markasnya. (IDN Times/Dok Polda Jateng)
Share Article

Semarang, IDN Times - Polrestabes Semarang tetap ngotot menyatakan siswa SMKN 4 Semarang yang menjadi korban penembakan terlibat tawuran antar gangster.

Saat konferensi pers di markasnya, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebutkan korban penembakan berinisial GRO ikut aksi tawuran dengan geng Tanggul Pojok. 

Terjadinya peristiwa tawuran itu turut diperkuat oleh keterangan 4 orang saksi sesama anggota gengster yang turut serta tawuran antara kelompok Tanggul Pojok dan kelompok Seroja.

"Jadi para saksi ini diajak oleh GR (korban yang tertembak) untuk berkoalisi dengan kelompok gangster Tanggul Pojok yang diikuti korban dalam tawuran melawan kelompok Seroja," katanya, Rabu (27/11/2024). 

Beberapa bukti yang ia pegang adalah sejumlah rekaman CCTV dari fasilitas umum sekitar lokasi. Bukti rekaman handphone yang dimiliki pelaku. Serta sejumlah senjata tajam yang digunakan oleh pelaku dalam aksi tawuran. 

Di markasnya, pihaknya juga menghadirkan sejumlah saksi dan empat tersangka yang terkait tawuran. Adapun empat pelaku yang diamankan berinisial DP (15 th), MPR (20 th), ADR (15 th), dan HRA (15 th).

"Kami sudah periksa 17 orang saksi yang terkait dan terlibat dalam tawuran tersebut. Di kesempatan ini juga kami tampilkan sejumlah bukti video CCTV fasum di TKP dan rekaman HP yang dimiliki pelaku atas nama MPR," ujar Irwan. 

Salah satu saksi bernama Adi menyebut dirinya diminta oleh korban untuk mengambil senjata tajam jenis cobek (Parang panjang) sepanjang 1,5 meter di lantai 2 rumahnya dan menyerahkan ke GR.

"Awalnya saya diajak ikut tawuran sama GR, tapi saya gak mau. Kemudian saya disuruh mengambil sajam dan akhirnya korban mengajak ini semua, pak," ujarnya. 

Ia turut mengungkap bahwa sebuah rekaman video handphone yang dimiliki oleh tersangka MPR, menjadi bukti tambahan yang menunjukkan bahwa korban yang meninggal tersebut turut terlibat dalam aksi tawuran antar gangster di TKP.

"Video ini menampilkan saat kelompok Tanggul Pojok mengejar kelompok Seroja. Dalam rekaman ini korban berbonceng tiga bersama pelaku Rio dan Dani menaiki vario merah. Rio di belakang, korban di tengah, Dani di depan," jelasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Aria Hamzah
3+
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Mantan Artis Terlibat Kasus Pig Butchering di Jateng, Modusnya Ngonten

01 Jun 2026, 17:05 WIBNews