Dua Tewas di Patikraja, Terduga Pelaku Ditangkap, Motif Diduga Perselingkuhan

- Polisi menangkap D (23) di Banjarnegara kurang dari sehari setelah dua korban ditemukan tewas di Patikraja, Banyumas, dan kini tengah mendalami motif serta kronologi pembunuhan ganda tersebut.
- Penyelidikan awal mengarah pada dugaan hubungan asmara antara pelaku dan korban perempuan muda yang memicu pertengkaran sebelum peristiwa tragis terjadi, meski polisi belum menetapkan motif resmi.
- Kasus terungkap berkat kecurigaan tetangga terhadap rumah korban yang tertutup rapat dan lampunya menyala hingga pagi, hingga akhirnya ditemukan dua jasad di lokasi berbeda dalam rumah tersebut.
Banyumas, IDN Times - Misteri penemuan dua jenazah yang menggemparkan warga Desa Patikraja, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, akhirnya mulai menemukan titik terang. Kurang dari sehari setelah dua jasad ditemukan di sebuah rumah warga, polisi berhasil menangkap terduga pelaku di wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jumat (12/6/2026).
Pelaku berinisial D (23), warga Banyumas, diamankan tim Resmob Polresta Banyumas di kawasan Mandiraja. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran sejak kasus tersebut terungkap pada pagi hari.
Kanit Resmob Polresta Banyumas AKP Nanang Susanto membenarkan penangkapan tersebut. "Benar, terduga pelaku sudah berhasil kami amankan di wilayah Mandiraja, Banjarnegara. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian,"ujarnya.
1. Polisi dalami kemungkinan pembunuhan berencana

Penangkapan pelaku membuka babak baru dalam pengungkapan kasus yang menyita perhatian masyarakat Banyumas tersebut. Penyidik kini fokus menyusun kronologi lengkap, termasuk memastikan urutan kematian kedua korban, motif sebenarnya, serta kemungkinan adanya unsur perencanaan dalam aksi pembunuhan tersebut.
Selain memeriksa tersangka, polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar rumah korban.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan dua korban sekaligus, yakni seorang nenek berusia 90 tahun dan seorang perempuan muda yang diduga memiliki hubungan dekat dengan pelaku.
2. Diduga terkait hubungan asmara terlarang

Sejumlah informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa perempuan muda yang ditemukan tewas diduga memiliki hubungan khusus dengan pelaku. D diketahui telah berkeluarga dan memiliki dua anak. Ia bekerja sebagai petugas keamanan di salah satu perusahaan di Cilacap.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, perempuan muda tersebut diduga merupakan kekasih pelaku. Sebelum kejadian, keduanya disebut sempat cekcok antara pelaku dan korban perempuan sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
Konflik itu diduga berkaitan dengan persoalan hubungan asmara dan tuntutan pertanggungjawaban dari korban. Namun demikian, polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait motif tersebut dan masih melakukan pendalaman.
3. Kasus bermula dari kecurigaan tetangga

Seblumnya diberitakan, peristiwa tragis itu pertama kali terungkap sekitar pukul 06.30 WIB. Sudarno (73), tetangga korban, merasa curiga karena lampu rumah milik Kartinah (90) masih menyala hingga pagi hari.
Kecurigaan semakin kuat setelah rumah dalam keadaan tertutup rapat dan tidak ada respons saat warga mencoba memanggil penghuni rumah.
Warga bersama keluarga kemudian membuka paksa pintu rumah. Saat masuk, mereka mendapati D berada di dalam rumah. Namun ketika ditanya keberadaan sang nenek, ia mengaku tidak mengetahui dan meminta warga mencarinya sendiri.
Pencarian yang dilakukan warga justru berujung pada penemuan mengerikan. Seorang perempuan muda ditemukan meninggal dunia di ruang sembahyang dengan kondisi bersimbah darah.
Tak lama kemudian, warga menemukan kejanggalan di area sumur belakang rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan, jasad Kartinah ditemukan berada di dalam sumur tersebut.


















