Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota Semarang meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau 2026. Ancaman yang diantisipasi bukan hanya kekeringan, tetapi juga kebakaran, memburuknya kualitas udara, hingga meningkatnya risiko penyakit di tengah masyarakat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menginstruksikan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), hingga jajaran camat dan lurah untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
“Keselamatan warga dan perlindungan lingkungan adalah prioritas utama kita bersama. Saya minta seluruh pihak, dari jajaran dinas hingga tingkat RT/RW, bergerak cepat melakukan mitigasi dan pemantauan secara ketat,” ungkapnya, Senin (27/7/2026).
