Semarang, IDN Times - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memutuskan memberikan seperangkat peralatan pendeteksi gerak bagi perenang kepada kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dengan adanya alat tersebut, paling tidak bisa mendukung pengembangan riset di bidang olahraga.
Kembangkan Riset, BRIN Berikan Alat Deteksi Gerak Perenang ke Unnes Semarang

BRIN dukung kemajuan olahraga dari riset
Kepala PRTH BRIN, Teguh Muttaqie, menyampaikan bahwa penyerahan alat tersebut merupakan bagian dari upaya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional melalui pemanfaatan riset.
"Tujuan BRIN memberikan purwarupa ini kepada Unnes adalah agar alat tersebut dapat dimanfaatkan langsung sebagai instrumen penelitian pada cabang olahraga finswimming dan aquatic," katanya dalam keterangan yang diterima IDN Times, Rabu (1/8/2026).
BRIN juga kerjasama di beberapa bidang dengan Unnes
Ia berharap inovasi alat deteksi gerak perenang mampu mendukung pengembangan sport science di Indonesia.
Selain itu, menghasilkan data pengukuran performa yang jauh lebih akurat, serta menjadi penunjang utama dalam pembinaan dan peningkatan prestasi para atlet.
Selain penyerahan alat, kedua institusi juga menandatangani perjanjian kerjasama untuk melaksanakan riset dan pengembangan teknologi Touchpad Data Finish serta sistem pengukuran propulsive power tungkai saat pembalikan bagi atlet finswimming dan olahraga akuatik.
Hasil riset jadi kajian para pelatih
Menurut perekayasa ahli madya PRTH BRIN, Taufiq Arif Setyanto kerja sama dengan Unnes bertujuan menyinergikan sumber daya, kompetensi, serta fasilitas penelitian yang dimiliki kedua institusi.
"Hasil riset ini nantinya dapat menjadi bahan kajian bagi pelatih dalam menganalisis kekuatan atlet sekaligus menyusun program latihan yang lebih terukur di tingkat daerah maupun nasional," jelasnya.
Perjanjian kerja sama yang berlaku selama satu tahun juga mencakup penyelenggaraan seminar dan lokakarya ilmiah, pemanfaatan bersama fasilitas penelitian, hingga hilirisasi hasil riset untuk mendukung pengembangan teknologi olahraga.
Melalui kolaborasi ini, Unnes menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi berbasis riset untuk menjawab kebutuhan dunia olahraga.
Cara kerja alat deteksi gerak perenang milik BRIN
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unnes, Prof Taufiq Hidayah, mengatakan bahwa kerja sama dengan Unnes menjadi langkah strategis memperkuat pengembangan sport science.
Alat deteksi gerak perenang milik BRIN dirancang mengukur gaya dorong yang dihasilkan dari kayuhan tangan dan kaki seorang perenang. Di samping itu bisa digunakan sebagai alat perekam gerakan tubuh seperti roll dan pitch selama berenang.
Teknologi ini diharapkan mampu menghasilkan data performa atlet yang lebih akurat sebagai dasar evaluasi teknik maupun penyusunan program latihan berbasis bukti (evidence-based training).
Kolaborasi ini membuka ruang bagi pengembangan riset yang lebih aplikatif di bidang hidrodinamika, mekanika, dan elektronika dengan keahlian FIK dalam ilmu keolahragaan dan pembinaan atlet akan menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan prestasi olahraga nasional.
"Teknologi yang dikembangkan tidak hanya menjadi instrumen penelitian, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembinaan atlet melalui pengukuran performa yang lebih objektif dan akurat," katanya.
Kerja sama ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.