Kena OTT KPK! Segini Total Harta Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani

- KPK menangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani lewat operasi tangkap tangan di rumah dinasnya, Kamis malam, dan membawanya ke Mapolresta Surakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
- Etik Suryani, istri mantan Bupati Wardoyo Wijaya, sebelumnya berkarier di sektor perbankan sebelum terjun ke politik dan menjabat sebagai Bupati Sukoharjo sejak 2021 melalui dukungan PDIP.
- Laporan LHKPN mencatat total kekayaan Etik mencapai sekitar Rp9,1 miliar pada 2026, terdiri dari aset properti, kendaraan pribadi, harta bergerak lainnya, serta kas tanpa utang tercatat.
Surakarta, IDN Times - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dalam mengelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Sukoharjo, Kamis (9/7//2026) malam.
Pasca dijemput dari rumah dinasnya di Sukoharjo, Etik dibawa dan diperiksa di Mapolresta Surakarta Hingga Jumat (10/7/2026) pagi. Selain Etik, enam koper berwarna hijau turut diamankan oleh petugas KPK di Mapolresta Surakarta.
Menjabat sebagai Bupati Sukoharjo periode 2021–sekarang, Etik Suryani merupakan istri dari Wardoyo Wijaya, yang merupakan Bupati Sukoharjo dua periode terdahulu (2010–2021).
Sebelum terjun ke dunia politik praktis dan memenangkan Pilkada Sukoharjo 2020 bersama Wakil Bupati Agus Santosa, Etik memiliki latar belakang profesional yang jauh dari hiruk-pikuk pemerintahan.
Berikut profil lengkap, rekam jejak karier, hingga total harta kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani
1. Biodata Singkat Etik Suryani

Berikut adalah profil data diri singkat sang Bupati berdasarkan sumber resmi Pemerintah Kabupaten Sukoharjo:
Nama Lengkap dan Gelar: Hj. Etik Suryani, S.E., M.M.
Tempat, Tanggal Lahir: Surakarta, 17 November 1963
Agama: Islam
Partai Politik: PDI Perjuangan (PDIP)
Jabatan Saat Ini: Bupati Sukoharjo (2021–sekarang)
Pendidikan Terakhir: Magister Manajemen (S2)
2. Perjalanan Karier dan Kiprah Politik

Perjalanan hidup Etik Suryani bisa dibilang sangat dinamis, bertransformasi dari seorang pegawai bank swasta menjadi tokoh penggerak perempuan, hingga akhirnya memegang tongkat komando tertinggi di pemerintahan daerah:
Sebelum aktif di organisasi pemerintahan, Etik menempuh karier yang cukup panjang di sektor perbankan swasta nasional. Ia tercatat pernah menjadi karyawan profesional di Bank Central Asia (BCA) dalam kurun waktu yang lama sebelum akhirnya memilih fokus mengurus keluarga dan mendampingi tugas negara sang suami.
Selama 10 tahun mendampingi Wardoyo Wijaya memimpin Sukoharjo, Etik menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo, Ketua Dekranasda, hingga Bunda PAUD. Lewat berbagai program pemberdayaan perempuan dan UMKM inilah, namanya kian melambung dan dikenal luas oleh kader akar rumput (grassroots).
Mengantongi rekomendasi dari PDI Perjuangan pada Pilkada 2020, Etik maju sebagai calon bupati dan berhasil menang. Resmi dilantik pada Februari 2021, fokus kepemimpinannya berpusat pada pemulihan ekonomi pascapandemi, peningkatan infrastruktur jalan antarkecamatan, serta digitalisasi pelayanan publik di Sukoharjo.
3. Transparansi Harta Kekayaan Berdasarkan LHKPN KPK

Berdasarkan penelusuran pada laman e-LHKPN milik KPK, Etik Suryani memiliki harta kekayaan sekitar Rp9,8 miliar. Laporan teranyar diserahkan secara periodik pada 27 Maret 2026 untuk tahun pendataan 2025.
Dalam dokumen tersebut, total kekayaan bersih kekayaan Etik mencapai Rp9.119.012.976 dengan status bersih dari utang dengan rincian harta benda yang dimiliki yakni:
Aset Properti (Tanah dan Bangunan) Senilai Rp4,89 Miliar
Berdasarkan data LHKPN, aset tanah dan bangunannya memiliki nilai akumulasi sebesar Rp4.893.000.000.
Berikut rincian lokasinya:
- Tanah seluas 358 m² di Kabupaten Wonogiri: Rp278.000.000.
- Tanah seluas 264 m² di Kabupaten Sukoharjo: Rp1.406.000.000.
- Tanah dan Bangunan seluas 264 m²/150 m² di Kabupaten Sukoharjo: Rp990.000.000.
- Tanah seluas 6.095 m² di Kabupaten Wonogiri: Rp999.000.000.
- Tanah seluas 2.598 m² di Kabupaten Sukoharjo: Rp855.000.000.
- Tanah seluas 209 m² di Kabupaten Sukoharjo: Rp365.000.000.
Kendaraan dan Alat Transportasi
- Mobil Toyota Minibus Tahun 1980: Rp98.000.000.
- Mobil Toyota Minibus Tahun 1977: Rp125.000.000.
- Mobil MPV Premium Toyota Vellfire 2.4 A/T Tahun 2010: Rp252.000.000.
Harta lainnya
Harta bergerak lainnya Rp2.778.000.000.
Kas dan setara kas Rp973.012.976.



















