Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
KGPAA Mangkunegara X Surakarta Ungkap Alasan Pilih Kuliah S2 di Inggris
Kanjeng Gusti Bhre dalam sesi "Creative Industries and Cultural Heritage: Blending Tradition with Modernity" di acara IMGS pada Rabu (23/10/2024). (IDN Times/Tata Firza)
  • KGPAA Mangkunegara X akan meninggalkan Pura Mangkunegaran sekitar sembilan bulan untuk mengambil Master of Public Policy di London School of Economics and Political Science.
  • Ia memilih Inggris untuk mempelajari bagaimana monarki konstitusional tetap hidup, berkembang, dan relevan, serta menyerap dinamika budaya, subkultur, dan seni pertunjukan London.
  • Ilmu kebijakan publik ditargetkan memperkuat pengelolaan Mangkunegaran melalui kebijakan yang lebih ilmiah, berbasis data, statistik, dan pembacaan demografi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mangkunegara X akan pergi dari Pura Mangkunegaran sekitar sembilan bulan. Ia mau kuliah S2 di London, Inggris, di sekolah LSE. Ia ingin belajar cara Kerajaan Inggris tetap hidup dan mengikuti zaman. Ia juga suka banyak seni di London. Nanti ia ingin membawa ilmu itu ke Solo agar aturan Mangkunegaran lebih memakai data.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times - KGPAA Mangkunegara X akan meninggalkan Pura Mangkunegaran selama sekitar sembilan bulan untuk menempuh pendidikan magister di London, Inggris. Ia mengambil program Master of Public Policy di London School of Economics and Political Science (LSE).

Keputusan tersebut bukan semata-mata karena reputasi LSE sebagai salah satu institusi pendidikan ternama. Mangkunegara X menyebut ada pengalaman dan pembelajaran lain yang ingin ia dapatkan selama tinggal di Inggris.

Salah satunya adalah mempelajari bagaimana institusi monarki tetap mampu bertahan, berkembang, dan relevan mengikuti perubahan zaman.

1. Belajar dari Kerajaan Inggris

Mangkunegara X berbincang dengan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis, Sabtu (5/9/2026). Bicara tentang AI dan masa depan peran Mangkunegaran Solo. (IDN Times/Herka Yanis)

Dalam wawancaranya bersama Pimred IDN Times, Uni Lubis di Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara X mengaku Inggris memiliki pengalaman menarik sebagai negara dengan sistem constitutional monarchy. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan ia memilih Inggris sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

“Iya tentunya eh ya setidaknya dari sekolah ya pasti ya tapi saya rasa juga banyak yang saya bisa dapat juga di dengan tinggal di sana. Tentunya Inggris suatu negara yang constitutional monarch ya tentunya. Jadi, bagaimana di sana kerajaan Inggris bisa terus hidup, berkembang, relevan, kontekstual mengikuti perkembangan zaman juga jadi sesuatu yang saya bisa belajar juga di sana dari contoh yang mungkin terbesar di dunia hari ini,” ujarnya, usai acara Reuni perdana FORTUNE Indonesia 40 Under 40 Reunion, Sabtu (5/9/2026).

Pembelajaran tersebut dinilai relevan dengan posisi Mangkunegaran yang juga memiliki akar sejarah panjang, namun harus terus menemukan relevansinya di tengah perubahan masyarakat.

2. Tertarik dengan Kehidupan Budaya London

K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X (Gusti Bhre) dalam acara IMGS 2023, Fostering Youth Leadership Skills in Navigating The Digital Landscape pada Sabtu (25/11/2023). (dok. IDN Media)

Selain mempelajari sistem monarki, London juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Mangkunegara X. Ia melihat kota tersebut memiliki kehidupan budaya yang sangat dinamis.

“Eh, kedua juga London sebagai kota juga tentunya banyak sekali kegiatan-kegiatan culture subculture di sana yang luar biasa, kesenian, eh apa namanya performing arts dan lain sebagainya. Kehidupannya sangat-sangat vibrant di sana ya,” jelasnya.

Menurutnya, berbagai pengalaman tersebut dapat menjadi bekal yang kemudian dibawa kembali ke Solo.

“Jadi, saya rasa banyak hal-hal yang bisa dipelajari juga di sana untuk kemudian dibawa pulang,” sambungnya.

3. Ingin Kebijakan Mangkunegaran Lebih Ilmiah

Mangkunegara X berbincang dengan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis, Sabtu (5/9/2026). Bicara tentang AI dan masa depan peran Mangkunegaran Solo. (IDN Times/Herka Yanis)

Program Master of Public Policy yang dipilih Mangkunegara X juga berkaitan erat dengan pengelolaan Mangkunegaran.

Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat membantu proses penyusunan kebijakan di Mangkunegaran agar semakin berbasis data dan kajian ilmiah.

“Ya, saya rasa apa yang kita lakukan hari ini di Mangkunegaran eh segala program, kegiatan, aktivasi yang kita lakukan di sini kan dampaknya eh berdampak untuk banyak orang juga. Jadi, ya saya harapannya dengan belajar public policy ya ke depannya dengan meng-craft kebijakan untuk Mangkunegaran bisa lebih ilmiah,” jelasnya.

Selama ini, ia mengakui sejumlah keputusan di Mangkunegaran lebih banyak bertumpu pada intuisi dan pengalaman. Karena itu, pendidikan tersebut diharapkan dapat memperkuat pendekatan berbasis data.

“Selama ini mungkin lebih berbasis intuisi, berbasis pengalaman, berbasis belajar dari sekitar kita tapi ke depannya mungkin bisa lebih jeli dalam melihat data, melihat statistik ya dari sisi ilmiahnya lah. Baca demografi dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Wawancara lengkap KGPAA Mangkunegara X dan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis dapat disaksikan di YouTube IDN Times di bawah ini

Curated For You

Editorial Team

Related Article