Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Konsumsi BBM dan LPG Mudik 2026 Naik, Pertamina Pastikan Stok Aman

Konsumsi BBM dan LPG Mudik 2026 Naik, Pertamina Pastikan Stok Aman
Petugas mengisi BBM jenis Pertalite ke tangki sepeda motor konsumen di salah satu SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Intinya Sih
  • Konsumsi BBM ritel naik 28,4 persen dan LPG meningkat 6,7 persen selama periode Satgas RAFI 2026, seiring lonjakan mobilitas masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.
  • Pertamina memastikan stok energi aman hingga 29,2 kali lipat dari konsumsi harian serta menyediakan 19 titik Serambi MyPertamina dengan fasilitas istirahat gratis di jalur mudik.
  • Pertamina mengimbau masyarakat berhemat energi dengan menggunakan BBM secara efisien, memanfaatkan aplikasi MyPertamina, dan tidak melakukan panic buying karena pasokan tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat peningkatan konsumsi energi selama periode Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026. Lonjakan itu sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat pada masa arus mudik dan balik Lebaran.

1. Rincian konsumsi BBM dan LPG

SPBU Pertamina di Rest Area Tol Batang-Semarang KM 379A (arah Semarang). (IDN Times/Dhana Kencana)
SPBU Pertamina di Rest Area Tol Batang-Semarang KM 379A (arah Semarang). (IDN Times/Dhana Kencana)

Berdasarkan data realisasi harian, berikut rincian perubahan konsumsi energi masyarakat selama periode tersebut, sebagai berikut.

  • BBM Ritel (Gasoline): Mengalami kenaikan 28,4 persen, dari rata-rata normal 12.943 Kiloliter (KL) menjadi 16.625 KL per hari. Puncak konsumsi terjadi pada 19 Maret 2026 dengan volume mencapai 20.681 KL akibat lonjakan penggunaan kendaraan pribadi.
  • BBM Gasoil: Tercatat menurun 10,2 persen, dari 7.069 KL menjadi 6.350 KL per hari.
  • LPG Keseluruhan: Rata-rata realisasi harian naik 6,7 persen, dari 4.854 metrik ton (MT) menjadi 5.179 MT per hari. Puncak konsumsi terjadi pada 18 Maret 2026 dengan volume sebesar 5.424 MT.
  • LPG Subsidi 3 kg: Meningkat 7,2 persen, dari 4.630 MT menjadi 4.965 MT per hari.
  • LPG Nonsubsidi: Mengalami penurunan 4,7 persen, dari 224 MT menjadi 214 MT per hari.

2. Ketahanan stok dan fasilitas pemudik

Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU Pertamina. (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menyampaikan, pihaknya mengantisipasi lonjakan konsumsi sejak awal periode Satgas RAFI, termasuk untuk menghadapi puncak arus balik.

"Secara regional, Pertamina memastikan ketahanan energi tetap terjaga, dengan ketersediaan stok energi hingga 29,2 kali lipat dari rata-rata konsumsi harian," katanya dilansir keterangan resmi, MInggu (29/3/2026).

Sebagai dukungan terhadap kelancaran perjalanan masyarakat, Pertamina, imbuh Taufiq, menghadirkan layanan Serambi MyPertamina di 19 titik strategis jalur mudik. Tempat istirahat tambahan itu menyediakan fasilitas gratis berupa ruang istirahat ber-AC, musala, layanan kesehatan, area bermain anak, serta takjil untuk berbuka puasa.

Khusus di Regional Jawa Bagian Tengah, terdapat enam unit Serambi MyPertamina. Lokasinya tersebar di Rest Area 379 A Batang, Rest Area KM 260 B Banjaratma, Rest Area KM 19 A Klaten, Bandara Ahmad Yani, Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA), dan Stasiun Purwokerto.

3. Imbauan hemat energi

WhatsApp Image 2025-08-15 at 19.06.25.jpeg
Penggunaan kendaraan bermotor mengisi Pertamax Green 95 di SPBU Pertamina 44.552.11 di Jalan Kyai Mojo No.52, Bener, Tegalrejo, Yogyakarta, Sabtu (9/8/2025) siang. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Taufiq menambahkan, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi MyPertamina untuk mencari informasi lokasi SPBU terdekat, ketersediaan BBM, serta berbagai penawaran promo.

Ia juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Gerakan Hemat Energi. Taufiq mengimbau pemudik untuk memakai BBM secara bijak dan efisien selama perjalanan, serta tidak melakukan panic buying karena stok energi dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal.

"Pertamina mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Gerakan Hemat Energi dengan menggunakan BBM secara bijak dan efisien selama perjalanan, serta tidak melakukan panic buying karena stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal,”ujarnya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menegaskan komitmen menjaga keandalan pasokan energi. Hal itu diupayakan tidak hanya selama periode Lebaran, tetapi juga pada masa pasca-Satgas RAFI demi memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi secara berkelanjutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More