Jujur deh, buat kamu yang berkecimpung di dunia ekspor, momen paling membahagiakan adalah saat barang berhasil dikirim ke luar negeri dan pembayaran cair, kan? Tapi di balik senyum lebar itu, sering kali ada tim admin dan keuangan yang "senam jantung" mengurus dokumen pelaporan dan kepatuhan devisa negara yang tidak sedikit.
4 Rahasia Eksportir Bebas Pusing Kelola DHE SDA, Arus Kas Aman!

Aturan PP Nomor 8 Tahun 2025 mewajibkan eksportir menempatkan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di sistem keuangan dalam negeri demi memperkuat cadangan devisa nasional.
Menjawab tantangan administrasi dan pelaporan yang rumit, Bank Mandiri menghadirkan fitur digital DHE Tracker lewat platform wholesale Kopra by Mandiri.
Fitur ini memungkinkan eksportir dari skala korporasi hingga UKM ekspor untuk memantau transaksi secara real-time, mendapat notifikasi otomatis, hingga mengunduh laporan tanpa mengganggu likuiditas bisnis.
Apalagi dengan adanya aturan baru pemerintah, proses pemantauan arus dana masuk hingga pelaporannya memang menuntut ketelitian ekstra tinggi. Salah langkah sedikit, urusan administrasi bisa berantakan dan mengganggu siklus keuangan perusahaan. Tapi tenang, kepatuhan pada regulasi ternyata tidak harus bikin operasional bisnis macet atau arus kas terganggu, kok! Yuk, simak rahasia kelola devisa ekspor yang praktis dan anti-ribet berikut ini!
1. Pahami Aturan Main: Kepatuhan yang Mendukung Bisnis

Sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional, pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025. Aturan ini mewajibkan para pelaku usaha di sektor sumber daya alam untuk menempatkan DHE SDA mereka ke dalam sistem keuangan Indonesia. Tujuannya sangat mulia, yaitu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat cadangan devisa negara.
Sebagai bagian dari Danantara, Bank Mandiri menyadari bahwa kepatuhan ini bisa menjadi tantangan administratif bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, perbankan hadir sebagai jembatan yang menghubungkan antara regulasi pemerintah dan kelancaran operasional dunia usaha, sehingga regulasi baru ini bisa diterapkan tanpa membebani pundak eksportir.
2. Pantau Arus Dana Masuk Secara Real-Time dan Otomatis

Bayangkan kalau kamu harus mengecek mutation rekening secara manual setiap hari hanya untuk mencocokkan dana transferan dari buyer di luar negeri. Melelahkan dan sangat menyita waktu, bukan? Nah, di sinilah pentingnya transformasi digital.
Melalui inovasi terbaru DHE Tracker di platform Kopra by Mandiri, kamu bisa memantau seluruh transaksi incoming ke Rekening Khusus DHE SDA secara real-time! Nggak perlu lagi tebak-tebakan, karena sistem akan langsung mengirimkan notifikasi otomatis setiap kali ada dana ekspor yang berhasil masuk ke rekeningmu. Arus kas jadi jauh lebih transparan dan mudah dipantau kapan saja.
3. Administrasi dan Pelaporan Jadi Super Praktis Lewat Satu Klik

Salah satu ketakutan terbesar para eksportir adalah tumpukan dokumen pelaporan yang rumit. Untuk mengatasi masalah "kurang tidur" tim admin keuanganmu, DHE Tracker sudah dilengkapi dengan fitur self-flagging. Fitur pintar ini memungkinkan kamu untuk menandai dan mengkategorikan transaksi sesuai aturan yang berlaku dengan sangat mudah.
Lebih kerennya lagi, seluruh data transaksi tersebut bisa langsung diunduh menjadi dokumen pendukung administrasi yang siap saji untuk pelaporan. Semuanya terintegrasi dalam satu platform digital yang sama dengan aktivitas transaksi wholesale harianmu. Selamat tinggal rekapitulasi manual yang rawan human error!
4. Inklusif untuk Semua, dari Korporasi Besar Hingga UKM Ekspor

Satu hal yang menarik, solusi digital ini tidak hanya dirancang eksklusif untuk perusahaan raksasa saja. Menurut Yohan Sugiono, selaku Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, inovasi ini justru sangat ramah untuk para pelaku UKM ekspor dan usaha menengah yang sering kali memiliki keterbatasan sumber daya administrasi.
Ketika urusan kepatuhan devisa bisa dilakukan dengan mudah, ekosistem bisnis pun bisa berjalan jauh lebih efektif. Eksportir bisa tetap mematuhi aturan negara tanpa kehilangan kendali sedikit pun atas likuiditas bisnis dan arus kas perusahaan. Pada akhirnya, bisnis kamu tetap bisa bertumbuh pesat sambil ikut berkontribusi membangun ekosistem devisa nasional yang kuat!
Regulasi pemerintah dan kelancaran bisnis bukanlah dua hal yang harus saling bertubrukan. Dengan memanfaatkan teknologi digital yang tepat seperti DHE Tracker, urusan kepatuhan devisa ekspor bisa diselesaikan dengan cepat, rapi, dan tepat waktu, sehingga kamu bisa kembali fokus ekspansi pasar ke luar negeri!
Nah, buat kamu yang punya usaha berorientasi ekspor, tantangan apa sih yang paling sering bikin kamu pusing saat mengelola administrasi pembayaran dari luar negeri? Apakah kamu sudah coba fitur di Kopra by Mandiri ini? Yuk, share pengalaman dan opini kamu di kolom komentar! Jangan lupa bagikan artikel ini ke rekan-rekan pengusaha lainnya, ya!







![[OPINI] Dilema Tata Ruang The Rock Gunungkidul: Ekonomi dan Hak Akses Publik](https://image.idntimes.com/post/20260713/upload_98d2591a36cec9b57b6dc0f107f21c21_e53f68c6-dec4-4321-afbb-a7e55af40b34.jpeg)













