Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kucing Menatap Sudut Kosong di Malam Hari? Ini Alasan Ilmiahnya

Kota Semarang
2 min read
Kucing Menatap Sudut Kosong di Malam Hari? Ini Alasan Ilmiahnya
ilustrasi kucing (pexels.com/Junlin Zou)
  • Kucing dapat menatap sudut kosong karena pendengarannya menangkap suara ultrasonik, seperti gerakan tikus atau serangga, ketukan kayu, maupun rintik air dalam pipa.

  • Penglihatan kucing yang efektif di cahaya redup memungkinkan mereka melihat debu, bayangan, dan pantulan kecil; fokus tersebut juga dipicu insting berburu terhadap target potensial.

  • Jika terjadi berulang disertai kebingungan, stres, atau perubahan makan, perilaku ini dapat terkait penuaan maupun gangguan penglihatan atau saraf; pemilik disarankan memeriksa area dan berkonsultasi ke dokter hewan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pernahkah kamu melihat kucing kesayanganmu mendadak berhenti beraktivitas, lalu menatap tajam ke sudut ruangan yang kosong pada malam hari? Momen ini tak jarang membuat pemiliknya merinding dan mengaitkannya dengan hal-hal mistis.

Namun secara ilmiah, perilaku aneh si anabul ini ternyata memiliki penjelasan medis dan biologis yang masuk akal. Berikut adalah beberapa alasan utama mengapa kucing suka menatap kosong ke sudut ruangan pada malam hari:

  1. 1. Pendengaran Kucing Sangat Sensitif

    pendengaran kucing sangat luar biasa (pexels.com/Brixiv)
    pendengaran kucing sangat luar biasa (pexels.com/Brixiv)

    Pendengaran kucing jauh lebih tajam dibandingkan manusia. Mereka mampu mendeteksi frekuensi suara yang sangat tinggi hingga rentang ultrasonic.

    Saat menatap sudut ruangan yang tampak kosong, kucing sebenarnya sedang mendengarkan suara samar yang tidak bisa didengar telinga manusia. Suara ini bisa berasal dari ketukan kayu, pergerakan tikus atau serangga di balik dinding, hingga rintik air di dalam pipa.

  2. 2. Penglihatan Tajam di Dalam Gelap

    mata kucing
    mata kucing (pexels.com/Ramon)

    Mata kucing dirancang khusus untuk melihat dengan baik dalam kondisi minim cahaya (nocturnal/crepuscular). Mereka memiliki struktur mata tapetum lucidum yang memantulkan cahaya kembali ke retina.

    Kucing bisa melihat pergerakan partikel kecil yang tak kasat mata bagi manusia, seperti debu yang terbang melayang, bayangan tipis, atau pantulan cahaya sekilas di sudut dinding.

  3. 3. Insting Memburu yang Kuat

    Mata kucing
    mata kucing (pexels.com/Jan)

    Kucing adalah hewan predator alami. Ketika mendengar atau melihat potensi "mangsa" sekecil apa pun, refleks berburu mereka akan langsung aktif.

    Tatapan fokus dan tubuh yang mematung merupakan teknik berburu (stalking) untuk mengamati pergerakan target sebelum meluncurkan serangan.

  4. 4. Indikasi Masalah Kesehatan atau Penuaan

    Ilustrasi mata kucing (freepik.com/wirestock)
    Ilustrasi mata kucing (freepik.com/wirestock)

    Jika perilaku menatap dinding kosong ini terjadi terlalu sering dan disertai gejala aneh lainnya, bisa jadi itu penanda kondisi medis tertentu.

    Pada kucing berusia lanjut, kondisi ini bisa disebabkan oleh Feline Cognitive Dysfunction (FCD) atau semacam pikun/dementia. Selain itu, masalah pada penglihatan seperti katarak atau gangguan saraf juga bisa membuat kucing tampak bingung dan sering melamun.

    Apa yang Harus Dilakukan Pemilik?

    Periksa sudut ruangan yang ditatap kucing untuk memastikan tidak ada sarang hama atau serangga di balik dinding.

    Alihkan perhatian kucing dengan mengajak bermain menggunakan mainan kesukaannya.

    Konsultasikan ke dokter hewan jika perilaku tersebut disertai gejala stres, kebingungan, atau perubahan pola makan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More