Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lebaran, Menko Pangan Zulhas Sebut Bupati Walikota Belum Saatnya Libur

Lebaran, Menko Pangan Zulhas Sebut Bupati Walikota Belum Saatnya Libur
Rapat koordinasi pengadaan beras dan ketahanan pangan nasional di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya Sih
  • Bupati dan walikota diminta menunda liburan saat Lebaran 2025
  • Pemerintah daerah harus memperhatikan ketersediaan bahan pangan
  • Kepala daerah wajib membentuk kopdes merah putih untuk memasok sembako
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menekankan sebaiknya para bupati dan walikota menunda masa liburan saat momentum Lebaran 2025. Pasalnya, masyarakat masing-masing wilayah sedang membutuhkan perhatian khusus berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan. 

"Jadi para kepala daerah dilarang libur ketika arus mudik Lebaran. Bupati walikota belum saatnya libur. Ini berlaku sampai Maret April biar supaya rakyat ini diperhatikan betul-betul. Karena rakyat saat ini membutuhkan kerja mereka," kata Zulhas, sapaan akrabnya saat rapat koordinasi pengadaan beras nasional di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Kamis (20/3/2025).

 

1. Kepala daerah diarahkan membentuk kopdes merah putih

Menko Pangan Zulhas bersama Wamentan Sudaryono, Mendag Budi Santosa dan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat rakor pengadaan beras lintas sektoral di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times) Fariz Fardianto)
Menko Pangan Zulhas bersama Wamentan Sudaryono, Mendag Budi Santosa dan Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat rakor pengadaan beras lintas sektoral di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times) Fariz Fardianto)

Zulhas juga berkata semestinya pemerintah daerah memperhatikan ketersediaan bahan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat saat momentum Lebaran. 


Salah satu yang bisa dilakukan, katanya ialah membentuk koperasi desa merah putih (kopdes merah putih). Kopdes merah putih sendiri merupakan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mendayagunakan industri koperasi desa. 


"Kepala daerah juga wajib mmembentuk kopdes merah putih untuk memasok sembako," tegasnya. 

2. Gus Yasin minta harga gabah petani dijaga

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat menyampaikan pernyataan untuk menjaga harga gabah petani. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat menyampaikan pernyataan untuk menjaga harga gabah petani. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Sementara itu, Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen mengharapkan supaya masing-masing bupati dan walikota berusaha menekan resiko harga gabah serapan dari petani agar harganya tidak dibawah patokan HPP. 


Selain itu, Gus Yasin bilang harga gabah serapan dari petani harus terjaga sesuai HPP yang ditetapkan Bulog yaitu Rp6.500 per kilogram. 


"Artinya jangan sampai harga gabah petani ini jatuh di angka Rp5.000. Musti dijaga oleh bupati dan walikota agar harganya sesuai HPP," ungkap Gus Yasin. 

3. Mbak Iin klaim ketersediaan pangan Kota Tegal tercukupi

Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Wakil Walikota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah saat ditemui IDN Times menyampaikan dengan ketersediaan lahan persawahan yang terbatas, pihaknya akan meneken perjanjian dengan kabupaten-kabupaten penyangga pangan sekitar Kota Tegal untuk memasok kebutuhan beras. 

"Luasan lahan kita memang sangat terbatas. Maka kita seringnya memang meminta pasokan dari kabupaten penyangga sekitar seperti Brebes, Pemalang untuk kebutuhan beras wilayah kami. Tentunya untuk kebutuhan Lebaran persediaan bahan pangan kita sudah mencukupi," urainya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More