Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Longsor! 161 Jiwa di Banjarnegara Mengungsi

Longsor! 161 Jiwa di Banjarnegara Mengungsi
Rumah warga yang rusak akibat pergerakan tanah di Banjarnegara, Selasa (9/2024).(IDN Times/Cokie Sutrisno).

Banjarnegara, IDN Times - Sebanyak 45 keluarga yang terdiri dari 161 jiwa mengungsi akibat bencana tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah di Banjarnegara pada awal Januari 2024 ini.

1. Warga dari lima kecamatan mengungsi

Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana. (IDN TImes/Foto : Muklas).
Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah rawan bencana. (IDN TImes/Foto : Muklas).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Banjarnegara Andri Sulistyo mengatakan, berdasarkan data bencana tanah longsor terjadi di lima kecamatan, yakni Banjarmangu, Punggelan, Pandanarum, Wanayasa, dan Pagentan.

"Kalau titik longsornya cukup banyak, karena dalam satu kecamatan bisa mencapai lebih dari 10 titik. Pengungsi dari lima kecamatan itu sudah mencapai 45 keluarga atau kurang lebih 161 jiwa," katanya.

2. Imbau masyarakat tetap tenang

Suasana pengungsian bagi warga terdampak Gempa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, 9 Desember 2023 (dok.BPBD Kabupaten Bogor)
Suasana pengungsian bagi warga terdampak Gempa di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Sabtu, 9 Desember 2023 (dok.BPBD Kabupaten Bogor)

BPBD Kabupaten Banjarnegara melakukan penanganan pengungsian dan menempatkan pengungsi di tempat yang aman.

BPBD Banjarnegara juga membuka pos lapangan, memberikan bantuan, dan mengerahkan sumber daya sukarelawan untuk melakukan langkah-langkah penanganan serta upaya mitigasi.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan segera melakukan evakuasi mandiri jika terjadi hujan yang terus-menerus karena saat sekarang terjadi cuaca ekstrem," katanya.

3. Penjabat bupati tetapkan status siaga darurat longsor

Ilustrasi tanah longsor dan banjir (Dok. BNPB)
Ilustrasi tanah longsor dan banjir (Dok. BNPB)

Selain dari kabupaten tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Lilik Kurniawan juga telah memberikan dukungan operasional mengingat kejadian bencana di Banjarnegara cukup masif.

Bahkan, kata dia, Penjabat Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto telah menetapkan status siaga darurat hingga 10 Maret 2024.

"Cuma Pak Bupati minta rapat dengan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Banjarnegara untuk status tanggap daruratnya, karena berdampak luas, ada jalan, ada rumah, ada rumah ibadah. Nah, kami sedang menginventarisasi untuk melengkapi kebutuhan sebagai dasar meningkatkan status darurat," kata Andri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Wamen Investasi Ingatkan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Perlu Berbenah

11 Mei 2026, 19:42 WIBNews