Hasil Cek Kesehatan, 94 Persen Warga Semarang Kurang Aktivitas Fisik

- Hasil cek kesehatan menunjukkan 94 persen warga Semarang kurang aktivitas fisik, mendorong Dinkes meluncurkan program Gemas untuk meningkatkan kebugaran masyarakat.
- Program Gemas mengajak warga menjadikan ‘mlaku sehat’ sebagai budaya hidup sehat yang sederhana, murah, dan berdampak besar bagi kualitas hidup.
- Dinkes melakukan roadshow sosialisasi di berbagai kecamatan guna mendorong kebiasaan aktivitas fisik demi pencegahan penyakit tidak menular dan peningkatan produktivitas.
Semarang, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang mendorong masyarakat melakukan aktivitas fisik melalui program Gemas (Gerakan Masyarakat Mlaku Sehat). Program ini diluncurkan karena berdasarkan hasil cek kesehatan gratis (CKG) menunjukkan bahwa 94 persen warga Kota Semarang kurang aktivitas fisik.
1. Dilatarbelakangi oleh hasil CKG

Semarang, IDN Times - Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam mengatakan, inovasi ini dilatarbelakangi oleh hasil CKG yang menunjukkan bahwa sekira 94 persen masyarakat masih kurang melakukan aktivitas fisik.
‘’Kondisi itu perlu mendapat perhatian serius, sebab kurangnya aktivitas fisik berisiko meningkatkan kejadian penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, penyakit jantung, hingga gangguan kesehatan mental,’’ katanya, Senin (11/5/2026).
Program Gemas ini merupakan satu upaya meningkatkan aktivitas fisik masyarakat dan mencegah meningkatnya penyakit tidak menular di Kota Semarang.
2. Budaya hidup sehat

"Mlaku sehat bukan hanya olahraga, tetapi menjadi budaya hidup sehat masyarakat Kota Semarang. Gemas diharapkan mampu menggerakkan seluruh lapisan masyarakat agar lebih aktif bergerak demi kualitas hidup yang lebih baik," terang Hakam.
Menurutnya, Gemas hadir sebagai gerakan bersama yang sederhana, murah, mudah dilakukan, namun memberikan dampak besar bagi kesehatan masyarakat.
Sebagai penguatan kampanye Gemas, Dinkes Kota Semarang melakukan roadshow sosialisasi di beberapa wilayah seperti Kecamatan Semarang Tengah, Mijen, maupun Ngaliyan.
3. Cegah penyakit tidak menular

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat secara langsung agar mulai membiasakan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk diketahui, tujuan utama program Gemas di antaranya mencegah penyakit tidak menular, mengurangi stres, menurunkan risiko depresi, meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup. Kemudian, mengurangi beban biaya kesehatan, serta mendukung pembangunan lingkungan sehat dan aktif.


















